Etalase

Cara Sandiaga Uno Bangkit di Masa Sulit

Kota Tasik | Selalu ada hikmah di balik setiap peristiwa. Pasti akan tumbuh tunas-tunas harapan baru setelah bunga berguguran. Begitupun yang dialami Sandiaga S. Uno, pengusaha muda yang sukses merintis perusahaan konsultan, delapan belas tahun silam.

Saat itu, 1997, takdir pahit harus ditelannya. Ia diPHK alias putus hubungan kerja. Perusahaan tempatnya bekerja tidak kuat menahan badai krisis moneter. “Saya merasakan betul sakitnya diPHK,” ujarnya dalam Sharing Session bersama Komunitas Tangan di Atas (TDA) Tasikmalaya, Rabu, 25 November 2015.

Tak mau diam dalam keterpurukan, ia bersama rekannya mendirikan perusahaan konsultan keuangan; PT Recapital Advisors. “Dimulai dengan tiga orang, berkat ridho Allah SWT, sekarang jumlah karyawan sudah 30 ribu orang,” sebutnya disambut decak kagum peserta.

Pria bernama lengkap Sandiaga Salahudin Uno itu menceritakan, klien pertamanya adalah salah satu anak perusahaan yang dinakhodai Dahlan Iskan. “Itu pendapatan pertama kami sebesar Rp 10 juta. Sampai hari ini tagihan pertama itu masih saya simpan. Kalau sedang butuh motivasi diri, saya suka lihat tagihan itu,” tuturnya berbagi resep.

Setelah melihat kwitansi itu, semangatnya tumbuh lagi. Dulu saja ketika zamannya serba sulit karena sedang terjadi krisis multidimensi bisa hidup dan berkembang, masa sekarang tidak bisa. Menurutnya, di setiap masa krisis akan lahir pengusaha-pengusaha baru. Bagi mereka krisis malah menjadi berkah.

“Jangan khawatir dengan kondisi krisis. Harus tetap optimistis. Jangan katakan gelas itu setengah kosong, tapi katakanlah terisi setengah penuh. Pengusaha itu selalu optimistis. Hari depan harus lebih baik dari hari ini. Jangan banyak mengeluh,” tandasnya. initasik.com|shan

Komentari

komentar