Edukasi

Cara SMAN 1 Singaparna Jaga Budaya

Kabupaten Tasik | SMAN 1 Singaparna Kabupaten Tasikmalaya punya cara berbeda dalam menjaga kelestarian budaya Sunda. Mereka punya program “Pakuwukaryaan”. Semua siswa diminta untuk membuat sebuah prakarya yang berkaitan dengan budaya urang Sunda.

Tak heran, Selasa, 17 Maret 2015, suasana di lingkungan sekolah tampak beda. Semua siswa beserta gurunya menggunakan seragam khas Sunda, serta menyuguhkan berbagai nuansa sunda, mulai jajanan, rumah khas sunda, sampai kaulinan (permainan) urang kampung pun ada.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, Alfian ZE, mengacungkan jempolnya untuk acara tersebut. Ia sangat mendukung program yang digulirkan pihak sekolah. “Saya mengharapkan, ke depan semua sekolah harus memiliki daya dukung untuk menumbuhkan pendidiikan kebudayaan, terutama kebudayaan daerah, sehingga bisa lebih dipahami oleh para siswa,” ujarnya di sela acara.

Sementara itu, Agus Ahmad, waqih Guru Kesenian SMAN 1 Sinagaprana, mengatakan, agenda itu merupakan salah satu program materi tentang teater. “Kami memberikan sebuah arahan agar bia mengaplikasan program teater dengan budaya Sunda, lengkap dengan settingan alamnya. Ini sangat direspons baik oleh para siswa,” tuturnya.

Menurutnya, agenda nyunda di sekolah itu juga sekaligus untuk menumbuhkembangkan budaya asli Sunda kepada generasi muda, sehingga mereka tidak mudah terbius dengan budaya asing  dan lupa dengan budaya sendiri. initasik.com|zm

Komentari

komentar