Galuh Wijaya | Eri/initasik.com
Peristiwa

Cerita Bekas Sekretaris Wali Kota Tasik Diperiksa KPK

initasik.com, peristiwa | Kota Tasikmalaya terseret dalam arus dugaan suap usulan dana perimbangan daerah pada Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan 2018. Seperti dilansir detik.com, Selasa, 7 Agustus 2018, ada empat birokrat Pemkot Tasikmalaya yang dipanggil KPK untuk dimintai keterangan terkait hal itu. Salah satunya adalah Galuh Wijaya, yang saat itu menjabat sekretaris wali kota.

Galuh yang kini bertugas di Sub Bagian Perlengkapan Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Tasikmalaya membenarkan berita tentang pemanggilan tersebut. Menurutnya, ada kurang lebih 20 pertanyaan yang diberikan KPK mulai pukul 2 siang sampai pukul lima petang.

Semua pertanyaan itu berkaitan dengan rutinitas pekerjaan harian, terutama dalam mekanisme penandatanganan usulan dari dinas. “Seperti apakah betul ini usulan dari Kota Tasik? Apakah betul yang menandatanganinya langsung oleh wali kota? Apakah betul dinas ini yang mengajukan? Seputar itu saja,” ujar Galuh, Rabu, 8 Agustus 2018.

Ia menjelaskan mekanisme usulan penganggaran dari dinas kemudian diberikan ke wali kota melalui ajudan dalam bentuk proposal. Setelah itu, surat dilampiri usulan walikota dan dikembalikan ke Dinas. “Sebelum dikembalikan ke dinas, surat itu melalui saya dulu. Tugas saya mencatat waktu, memberikan nomor dan lain-lain,” tambahnya. [Eri]