Peristiwa

Darah Dandim 0612/Tasikmalaya dalam Peringatan Hari Juang Kartika

initasik.com, peristiwa | Komandan Distrik Militer (Dandim) 0612/Tasikmalaya, Letkol Inf. Nur Ahmad, segera merebahkan badannya di atas pelbet yang digelar di Rumah Sakit Galunggung Detasemen Kesehatan Wilayah 03 04 02 Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya.

Petugas kemudian membelit tangan kanan Dandim dan memompanya. Perlahan urat-uratnya meregang. Petugas mengolesinya dengan kapas basah, lalu menusukkan jarum yang terhubung ke kantong darah. Seketika, darahnya memuncrat dan langsung dibersihkan. Selama beberapa menit, Dandim terdiam sambil melempar senyum kepada orang-orang di sekitarnya.

“Saya memang tidak rutin ya, karena terkait kesibukan dan sebagainya, apalagi tugas di satuan operasional, minimal sepuluh kali sudah ada (mendonorkan darah),” ujar Nur Ahmad usai mendonorkan darahnya, Selasa, 12 Desember 2017.

Didampingi istri, Rina Yudianti, ia tampak antusias mendonorkan darahnya sebagai bentuk dukungan penuh pada bakti sosial yang diselenggarakan dalam peringatan Hari Juang Kartika. Semula, Rina akan mendonorkan darahnya juga, tapi batal lantaran HBnya rendah.

Selain donor darah, dalam kesempatan itu juga ada pemeriksaan kesehatan gratis, khitanan massal, dan pelayanan KB. “Dalam peringatan Hari Juang Kartika ini kita ingin membantu masyarakat. Kita wujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tandas Nur Ahmad.

Salah seorang petugas donor darah menyebutkan, sampai pukul sepuluh pagi, sudah ada sekitar 50 orang yang mendonorkan darahnya. Mereka bukan hanya tentara, tapi juga masyarakat umum. Soal batalnya istri Dandim 0612/Tasikmalaya mendonorkan darahnya, itu karena HBnya di bawah 12,5 gr/dl. [Jay]