Informasi

Dari 27 Titik Proyek Gorong-gorong di Kota Tasik, Baru Satu yang Beres

initasik.com, informasi | Puluhan proyek gorong-gorong di Kota Tasikmalaya diburu waktu. Sisa waktu pengerjaannya tinggal hitungan hari. Namun, sampai sekarang masih banyak pekerjaan yang belum beres.

Kasi Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Tasikmalaya, Medi Hendrawan, mengatakan, keseluruhan pekerjaan ada 27 titik yang tersebar di banyak tempat, seperti Jl. Rumah Sakit, Nagarawangi, HZ. Musthafa, BKR, Dewi Sartika, Gunung Sabeulah, Ampera, Mitrabatik, Veteran, Panyerutan, Siliwangi, Pataruman, Perintis Kemerdekaan, dr. Soekardjo, Ahmad Yani, Jl Sutisna Senjaya dan lain-lain.

Menurutnya, dari 27 pekerjaan itu, baru satu yang terlihat rampung, yaitu di Jl. Veteran. Itupun belum seratus persen tuntas, terutama administrasinya. “Di sana bisa cepat beres soalnya minim lalu lintas. Jalur pengerjaannya pendek dan tidak terlalu banyaknya utilitas PLN, Telkom, dan PDAM,” tuturnya kepada initasik.com, Senin, 4 Desember 2017.

Ia menyebutkan, setiap proyek batas akhir pengerjaannya memang beda-beda. Tidak dipatok tanggal 15 Desember. Ada yang sampai 25 Desember. Tapi yang pasti semua harus tuntas di tahun ini.

Selain banyaknya kabel yang menghalangi penggalian, ia menyebutkan, cuaca juga memengaruhi. Sering hujan. Materialpun kekurangan. Banyak pertambangan pasir yang ditutup, karena ilegal. Acara Tasikmalaya October Festival juga menghambat. Proyek-proyek yang berada di tempat acara dan sekitarnya jadi terhenti.

“Habis bulan ini harus beres. Kalau tidak beres, putus kontrak. Pekerjaannya dibayar sesuai dengan yang telah dikerjakan. Terkait kontraktor proyeknya, kebanyakan orang lama. Tapi ada juga orang-orang yang baru. Kalau anggaraan, secara keseluruhan pengerjaan jalan hotmix dan drainase sekitar Rp 120 miliar,” tutur Medi. [Milah]