Peristiwa

Dari 56 Bus Primajasa yang Diperiksa, Hanya 5 Bus yang Persyaratannya Sesuai

initasik.com, peristiwa | Petugas Dishub Kota Tasikmalaya menyodorkan fakta mengagetkan. Dari 56 bus Primajasa yang diperiksa, hanya lima bus yang persyaratan suratnya sesuai antara nomor kendaraan dengan nomor uji kendaraan, nomor shasis dalam dokumen, dan nomor chasis sebenarnya.

Kebanyakannya tidak sesuai. Diduga, itu sebagai salah satu upaya nakal dari perusahaan angkutan tersebut untuk menghindari pelaksanaan pengujian. “Bahkan, tujuh bus di antaranya tidak ada nomor rangkanya sama sekali. Utu hasil pemeriksaan yang saya lakukan beberapa waktu lalu,” ujar penguji kendaraan, Ahmad Syahid, Rabu, 3 Mei 2017.

Ia pun menyebut, bus Budiman ketidaksesuaiannya mencapai 60 persen. “Saya tidak tahu yang menjadi persoalannya di mana, karena saya hanya menguji. Temuan-temuan selanjutnya saya serahkan kepada atasan saya,” tutur Ahmad.

Ketua tim penguji kendaraan, Asep, menyebutkan, saat ini peralatan uji kendaraan yang ada kondisinya sudah uzur. Perlu diremajakan. “Seharusnya alat uji dan kendaraan yang diuji sama-sama modernnya. Harusnya memang sudah diupgrade, tetapi beberapa kali kami mengajukan kepada pemerintah tidak juga diberikan. Mungkin karena memang mahal, juga skala prioritas alokasi anggaran lebih banyak tersedot untuk kepentingan lainnya,” bebernya.

Saat ini, praktik uji kendaraan di lapangan lebih banyak dilakukan secara manual. Kalau pengujiannya di kantor, sudah terkomputerisasi.

Selain persoalan di atas, Dishub Kota Tasikmalaya dihadapkan pada keterbatasan personel. Jumlah pegawai dengan beban kerja tidak sebanding. Hanya ada delapan orang petugas uji, plus tiga orang yang magang. [Kus]

Komentari

komentar