Ekbis

Dari Wonosobo Berburu Kerbau ke Pasar Hewan Manonjaya

initasik.com, ekbis | Pasar hewan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, menjadi pilihan utama bagi banyak bandar untuk mencari sapi dan kerbau kualitas super. Pasar hewan yang dibuka setiap Rabu itu biasa kedatangan lebih dari 200 bandar tiap kali buka. Mereka berasal dari berbagai daerah, sampai luar provinsi. Selain menjual, para bandar juga membeli atau menukar hewan miliknya.

Ahya, petugas pasar hewan, mengatakan, setiap kali buka ada sekitar 400 hewan yang diperjualbelikan. Bandar penjual biasanya berasal dari sekitar Kabupaten Tasikmalaya. “Ada yang dari Salopa, Taraju, Cikalong, paling jauh Cijulang. Kalau yang beli ada yang dari Bandung, Cilacap, sampai Wonosobo,” sebutnya.

Akim, pembeli dari Kuningan, mengaku, dirinya memilih pasar hewan Manonjaya karena sapi di pasar itu kualitasnya lebih bagus daripada pasar hewan yang lain. “Dulu biasanya cari sapi di Bumiayu, sekarang lebih baik di sini. Jenis sapinya lebih banyak dan lebih sehat. Sapi di sini dipelihara di kampung-kampung, makanannya lebih terjaga,” katanya.

Sugeng, dari Wonosobo, Jawa Tengah, sengaja datang ke Manonjaya untuk mencari kerbau kualitas super. “Saya setiap dua minggu sekali datang ke sini. Kerbau di sini gemuk-gemuk, beda dengan pasar hewan yang lain. Kalau harga sama saja,” tuturnya.

Tak tanggung-tanggung, Sugeng membawa dua unit truk untuk mengangkut hewan-hewan yang dibelinya. “Saya cari 10 sampai 15 ekor kerbau, tergantung nanti kerbaunya seperti apa,” imbuhnya.

Ia membeli kerbau dengan jumlah banyak untuk dijual kembali di pasar hewan lain. Sudah 20 tahun dirinya menggeluti bisnis tersebut. Berbeda dengan yang lain, dirinya memilih berbisnis kerbau daripada sapi. [Ilyas]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?