Kus | initasik.com
Informasi

Debit Air Situ Gede Turun Drastis, Ratusan Hektar Sawah Terancam Kekeringan


initasik.com, informasi | Debit air di objek wisata Situ Gede, Kelurahan/Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, turun drastis hingga nyaris mengering. Sejak masuk musim kemarau tidak ada pasokan air.

Diperkirakan, susutnya debit air Situ Gede mencapai hingga 90 persen lebih. Itu mengakibatkan ratusan hektar lahan pesawahan terancam kekeringan. Berdasarkan data dari Dinas Binamarga Perairan Pertambangan dan Energi, Koordinator Wilayah Cibanjaran Kota Tasikmalaya, dalam keadaan normal Situ Gede  dengan luas 43 hektare mampu menampung debit air sebanyak 1.645.000 m3. Juga mengairi areal pertanian dan perikanan seluas 223 hektar yang berada di lima kelurahan dan tiga kecamatan di Kota Tasikmalaya.

Lima kelurahan yang areal lahan pertanian serta perikanannya mengandalkan air Situ Gede meliputi Kelurahan Linggajaya, Tugujaya, dan Tuguraja yang berada di Kecamatan Cihideung. Kemudian Kelurahan Sambongjaya di Kecamatan Kawalu, serta Kelurahan Mangkubumi di Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmlaya.

“Situ Gede memang danau alami yang sebagian besar menampung air tadah hujan dan hanya menampung aliran air secara mandiri dari Sungai Cibanjaran yang debitnya pun kecil, serta saat ini kondisinya sudah mengering,” ungkap Bagian Operasional Situ Gede, Toni.

Diprediksi, jika hingga beberapa minggu ke depan tidak turun hujan, maka debit air Situ Gede akan menempati titik terendah atau nol, serta perkiraan debitnya sekarang hanya tersisa sekitar 117.833 m3, serta mengairi area pertanian dan perikanan kurang dari 100 hektar.

Kondisi itu juga membuat objek wisata ini sepi pengunjung, karena perahu dan rakit tidak bisa melaju di atas air yang debitnya terus menurun. Pemilik perahu, Maman, menyebutkan, dengan debit air yang demikian perahu ataupun rakit tidak bisa dinaiki banyak orang karena beban yang berat membuatnya tenggelam hingga menyentuh dasar lumpur.

“Sejak memasuki kemarau, pengunjung yang hendak berwisata mengelilingi Situ Gede banyak yang mengurungkan niatnya, sulit juga berjalan dengan kondisi kekeringan seperti itu,” ujar Maman. [Kus]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?