Peristiwa

Di Masjid Takbiran, WTS Pilih Mangkal

Kota Tasik | Sejumlah wanita tunasusila (WTS) terlihat mangkal di Jl. Mayor Utarya, Kota Tasikmalaya, Sabtu (4/10) malam. Mereka bergeming, meski takbiran di Masjid Agung jelas terdengar. Menjajakan diri di atas trotoar. Lebih dari sepuluh orang.

Ke mana Satpol PP Kota Tasikmalaya? “Kami saat ini fokus dulu di tugu Adipura. Ada pengamanan gabungan. Kita belum menyentuh titik (PLN) itu,” ujar Andri Ikbal, kasie Operasi dan Penindakan Satpol PP Kota Tasikmalaya saat ditemui initasik.com di samping tugu, sekitar pukul 9 malam.

Ia menjelaskan, setiap malam pihaknya selalu berpatroli ke titik-titik rawan, termasuk tempat mangkal WTS. Tak jarang, Satpol PP menangkap basah mereka yang sedang menjajakan diri. “Tapi selama ini kita hanya mendata mereka. Dibawa ke kantor, didata, lalu diserahkan kepada Dinas Sosial. Di Dinas pun didata juga. Setelah itu dilepaskan,” tutur Andri.

Hingga saat ini, sambungnya, Kota Tasikmalaya belum mempunyai tempat rehabilitasi penanganan penyakit sosial. Tak heran, operasi sebatas operasi, besok-lusa mangkal lagi. Efeknya lemah.

Berdasarkan pantauan, malam takbiran kurban di Kota Tasikmalaya tak seramai Idul Fitri. Jalan KH. Zainal Musthafa dibuka seperti biasa. Hanya beberapa orang yang pawai beduk. Sementara dua tempat karaokean di pusat perbelanjaan terlihat tutup. “Kami meminta mereka untuk menyesuaikan,” kata Andri.

Terkait pengamanan malam takbiran, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Noffan Widyayoko, melalui Kabag Ops Kompol Indra Budi, menyebutkan, pihaknya telah menyiagakan sekitar 350 aparat gabungan dari kepolisian, TNI, dan Satpol PP. initasik.com|ashani/andri

Komentari

komentar