Informasi

Dievaluasi, RPJMD Kabupaten Tasikmalaya Fokus pada Tiga Hal

initasik.com, informasi | Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tasikmalaya sedang dievaluasi. Ada banyak alasan kenapa hal itu dikaji ulang. Salah satunya agar lebih fokus dan memberikan manfaat yang dirasakan langsung masyarakat.

Dalam Musrenbang RKPD, di pendopo baru, Singaparna, Kamis, 15 Maret 2018, Wakil Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto, mengatakan, ke depan, pihaknya ingin fokus pada masalah kemiskinan, parawisata, dan pertanian.

Menurutnya, selama ini banyak program, tapi outcomenya tidak jelas. Banyak proyek, tapi tidak sesuai dengan keinginan masyarakat. Padahal, jika dilihat dari PAD, kemampuan Kabupaten Tasikmalaya sangat kecil. Sekitar Rp 200 miliar. Itupun sebagiannya trasitoris dan lainnya. Sementara anggaran pengelolaan pemerintah mencapai Rp 3,4 triliun.

Belum lagi anggaran belanja tidak langsung yang jomplang dengan belanja langsung, sehingga Kabupaten Tasikmalaya termasuk 58 kabupaten yang dikategori lampu merah dari sisi perimbangan belanja.

“Perlu upaya efisiensi. Program harus menukik pada sasaran. Makanya RPJMD dievaluasi. Yang paling utama adalah fokus dan targetnya jelas. Mulai tahun ini, SKPD harus memiliki rapor. Tercapai atau tidak? Kalau tercapai ada reward. Kalau tidak tercapai ada sanksi,” tandasnya.

Terkait sektor parawisata, Ade menegaskan, harus ada pengembangan yang fokus dan jelas targetnya. “Kita punya potensi wisata yang luar biasa. Wisata mana yang harus kita bangun? Jangan sampai semua digarap, tapi perubahannya tidak kentara. Jangan pula ada penataan wisata di satu tempat, tapi jalannya masih jelek. Tidak nyambung,” ujarnya.

Menurutnyata, harus ada sinergitas antara instansi terkait. “Kita tidak berbicara tentang proyek, tapi mari tentukan dulu tujuannya dengan jelas, sehingga rencana kerja kita jelas. Tidak proyek oriented. Tidak hanya aspirasi,” beber Ade. [Jay]