Peristiwa

Digasak Maling, SMPN 2 Mangunreja Alami Kerugian Rp 56 Juta

initasik.com, peristiwa | Untuk kali ketiga, SMPN 2 Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, dibobol pencuri. Laptop, server, infokus, sampai barang dagangan di kantin digondol maling yang beraksi pada Jumat, 2 Maret 2018, dini hari.

Wawan Setiawan, penjaga sekolah, mengatakan, saat melakukan pengecekan pada pukul dua dini hari, kondisi masih aman. Tak ada sesuatu yang mencurigakan. Dirasa aman, Wawan pulang untuk istirahat.

Namun, saat ke sekolah lagi, sekitar pukul setengah enam pagi, ia kaget melihat mading yang menghalangi jendela ruang guru sudah tergeletak di lantai. “Kaca jendela ruang guru juga terbuka. Setelah saya cek, ternyata kondisi ruangan sudah acak-acakaan,” ujarnya.

Ia lantas mengecek ruangan lain, seperti ruang kepala sekolah, TU, Pramuka dan UKS, hingga kantin. Kondisnya sama. Acak-acakan. Dibobol. Wawan langsung melapor kepada humas sekolah dan guru lainnya. Sekolah lantas laporan ke polisi.

Wawan menyebutkan, kemungkinan maling tersebut masuk dari arah belakang sekolah yang belum dipagar. Menurutnya, saat ia masuk ke sekolah, pagi-pagi, kondisi gerbang sekolah masih dalam keadaan terkunci. “Pencurian ini yang ketiga kalinya. Sebelumnya pernah juga,” sebutnya.

Staf Tata Usaha SMPN 2 Mangunreja, Ujang Mamat, memperkirakan, sekolah mengalami kerugian sekitar Rp 56 juta. “Kami sudah lapor polisi. Kini masih dalam proses penyelidikan,” imbuhnya. [Eri]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?