Peristiwa

Digilas Eskalator, Paha Petugas CS Mayasari Plaza Nyaris Putus

Kota Tasik | Musibah mengerikan menimpa Yayat, petugas cleaning service (CS) di Mayasari Plaza, Sabtu (3/5) pagi. Paha kirinya nyaris putus lantaran tergilas eskalator.

Berdasarkan keterangan yang didapat initasik, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.00 itu bermula saat Yayat membersihkan eskalator. Tangga berjalan yang semula dalam kondisi mati itu, mendadak hidup.

Yayat kaget. Lutut sebelah kirinya masuk ke dalam tangga yang saat itu, kata beberapa narasumber, sebagian pijakannya memang sedang kosong. Kaki Yayat terkunci. Tubuhnya terbawa naik, dan baru terhenti di anak tangga paling atas. Untuk mengeluarkan tubuhnya, esklotator dimundurkan. “Tos we eta mah jiga digiling,” ujar petugas parkir Mayasari yang menyaksikan proses penyelamatan Yayat.

Ayah satu anak itu langsung dibawa RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. dr. Richard Tobing, dokter bedah yang menangani Yayat, menjelaskan, korban dibawa ke rumah sakit dalam kondisi mengenaskan. Pembuluh darah dan syarafnya putus. Tulang hancur. Otot di daerah itu pun sudah mati, karena aliran darahnya terputus. “Yang menempel hanya sebagian kulit dan sedikit otot,” terangnya.

Menurutnya, pendarahan yang dialami Yayat sangat parah. Banyak darah yang mengucur deras, karena aliran darahnya terputus. “Kita sudah sumbat itu, sebelum operasi. Ini harus diamputasi dari tengah tulang paha, sekitar 20 cm dari lutut. Kita akan lihat dulu jaringan yang masih bagusnya. Malam ini akan dilakukan tindakan,” tandasnya.

Sebenarnya, kata narasumber, Yayat biasanya bertugas di bagian Masjid. Namun, entah kenapa hari ini Yayat bekerja di eskalator. “Tapi ieu mah tos takdirna we panginten. Duh, jalmina mah da bageur eta teh. Tara seueur picarioseun,” sebutnya.

Idah, keluarga korban, mengatakan, pihaknya menerima informasi kejadian tersebut pada pukul 08.00. “Tapi abdi teu terang kumaha kronoligisna. Da terang tos aya di rumah sakit. Saurna dicandak ka dieuna ku perusahaana. Nu penting mah ayeuna nyalametkeun korban heula. Manawi cilakana teh sanes kieu,” tutur Idah dengan nada bergetar.

Untuk memastikan kronologis kejadiannya, hingga berita ini ditayangkan, initasik belum berhasil menemui perwakilan Mayasari Plaza. Namun, dari penjelasan beberapa petugas parkir yang saat itu tengah berkumpul di rumah sakit, pihak Mayasari akan bertanggung jawab penuh pada pengobatan Yayat. Malah, jika nanti telah sembuh, Yayat tetap akan dipekerjakan di mal yang berdiri di bekas pasar lama itu. initasik|ashani

Komentari

komentar