Irma Arliyanti menenangkan anaknya yang sedang dikhitan | Jay/initasik.com
Sosial Politik

Dikhitan; Rizky Menangis Memanggil Ibunya, Sementara Irfan Tampak Tenang

initasik.com, sosial | Rizky Rama Eryano, sembilan tahun, terus menangis dan memanggil-manggil ibunya. Ia tidak bisa menahan rasa sakit saat kemaluannya dipotong dokter khitan. Seorang Babinsa harus menghibur dan menenangkannya.

Beda lagi dengan Irfan Ahmad Kamil, tiga tahun. Putra kelima dari pasangan Yasep Rahmat Hidayat dan Irma Arliyanti, warga Rahayu 2, Sukahurip, Tamansari, Kota Tasikmalaya, itu tidak seperti Rizky. Ia tampak tenang, meski sesekali meringis.

Mereka adalah dua di antara beberapa peserta khitanan massal gratis yang digelar dalam peringatan Hari Juang Kartika, di Rumah Sakit Galunggung Detasemen Kesehatan Wilayah 03 04 02 Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Selasa, 12 Desember 2017.

“Bakti sosial ini sangat bagus. Kami sangat terbantu. TNI telah menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat. Kami mengucapkan banyak terima kasih. Semoga kedekatan seperti ini selalu terjalin selamanya,” tutur Irma Arliyanti.

Komandan Distrik Militer 0612/Tasikmalaya, Letkol Inf. Nur Ahmad, menjelaskan, selain donor darah, dalam kesempatan itu juga ada pemeriksaan kesehatan gratis, khitanan massal, dan pelayanan KB. Sebelumnya, telah dilakukan juga penghijauan di daerah Pagerageung dan lomba lari sejauh 10 kilometer.

“Dalam peringatan Hari Juang Kartika ini kita ingin membantu masyarakat. Kita wujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Keberadaan kita di tengah masyarakat harus terasa manfaatnya. TNI dengan rakyat tidak bisa dipisahkan,” tandasnya. [Jay]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?