Peristiwa

Ditafsirkan Gambar Palu-Arit, Baliho 43 Tahun PDI Perjuangan Diturunkan

Kota Tasik | Fraksi PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya Mengucapkan: Selamat Ulang Tahun PDI Perjuangan 43 Tahun. Demikian ditulis dalam sebuah baliho bergambar Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Denny Romdony dan enam anggota dewan lainnya dari fraksi partai berlambang banteng moncong putih itu.

Angka 4 dalam baliho yang dipasang di Jl. KH Zainal Musthafa dan Padayungan, Kota Tasikmalaya, itu oleh beberapa orang ditafsirkan sebagai gambar palu dan arit; lambang Partai Komunis Indonesia.

Jika diperhatikan sesama, kata seorang intel, angka empatnya seperti mengarah ke gambar palu dan arit. Namun, penilaian itu disanggah kader PDI Perjuangan DPC Kabupaten Tasikmalaya, Yosef. Menurutnya, angka empat itu merupakan gambar kepala banteng dan tanduknya. Desainnya didapat dari pimpinan pusat, dan berlaku secara nasional.

Wakil Ketua PDI Perjuangan DPC Kota Tasikmalaya, Dodo Rosada, mengatakan hal berbeda. Ia menduga, desain angka 43 itu didapat dari hasil mengunduh di internet. “Kalau pemasangan baliho terkait ulang tahun PDI Perjuangan, itu iya ada instruksi nasional. Tapi persoalan desainnya dikembalikan kepada kebijakan lokal masing-masing,” tutur Dodo di sela penurunan baliho milik partainya di Jl. Hazet, Senin, 25 Januari 2016.

Ia mengaku baru tahu desain 43 seperti itu setelah jadi perbincangan khalayak. “Kami menurunkan baliho itu atas kesadaran sendiri, karena ada sebagian masyarakat yang mengartikan angka 4 itu palu dan arit. Daripada menimbulkan kegaduhan, lebih baik kita menurunkannya sendiri,” tandas pria yang juga menjabat Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kota Tasikmalaya itu. initasik.com|shan

Komentari

komentar