Peristiwa

Ditinggal Rakor, Pelayanan Disdik Kabupaten Tasik Molor

Kabupaten Tasik | Maksud hati ingin mengurus administrasi, yang didapat malah kecewa. Seorang guru yang datang jauh dari Taraju terpaksa pulang lagi, karena orang yang dia tuju sedang berada di Pangandaran.

Seluruh pejabat dan staf Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya berangkat ke Pangandaran. Praktis, kantor Disdik sepi, Jumat, 8 Januari 2015. Hanya ada dua orang satpam dan seorang honorer yang bertugas menjaga kantor. Berdasarkan informasi yang didapat, mereka akan menggelar rapat koordinasi (rakor).

Guru dari Taraju yang enggan menyebut namanya itu mengaku kecewa dengan tidak adanya seorang pun di kantor Disdik yang bisa melayani kepentingan administrasinya. “Kalau dibilang kecewa, ya kecewa. Jauh-jauh datang ke sini, ternyata pada ngga ada. Terpaksa  nanti harus kembali lagi ke sini,” sesalnya saat ditanya di kompleks kantor Disdik.

Saat akan dikonfirmasi soal rakor itu, nomor telepon Kepala Disdik Kabupaten Tasikmalaya, EZ Alfian, tidak bisa dihubungi. Kontaknya tidak aktif. Begitupun nomor beberapa pejabat Disdik lainnya.

Terpisah, Sekretaris Komisi 4 DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Yane Sriwigantini, mengaku tidak tahu agenda rakor tersebut. “Sangat disayangkan kalau harus mengerahkan seluruh karyawan, mereka kan harus memberikan pelayanan kepada para pendidik di daerah. Kalau semuanya berangkat, sehingga di kantor tidak ada orang, itu menyalahi aturan,” tandasnya.

Rencananya, Senin besok ia akan memanggil Kepala Dinas Pendidikan untuk mengonfirmasi kegiatan tersebut. initasik.com|wrd/dzm

Komentari

komentar