Peristiwa

Dua dari Lima Perempuan Itu Pasangan Lesbi

Kota Tasik | Namanya Snt. Ia kelahiran 1996. Hanya tamat SMP. Bersama empat rekan lainnya, perempuan berambut panjang itu sedang berkumpul di salah satu warung dekat bekas terminal Cilembang, Kota Tasikmalaya, Sabtu, 21 November 2015, malam.

Tapi warung itu tutup, sehingga membuat penasaran Kabag Ops Polres Tasikmalaya Kota, Kompol Ricky Lesmana, yang memimpin operasi cipta kondisi. Ricky turun dari mobil untuk memastikan apa yang sedang dilakukan kelima perempuan itu.

Jawabannya beda-beda. Yang satu menjawab sedang makan-makan, meski tidak terlihat ada piring kotor atau sampah bekas makanan. Sementara yang lain mengaku sedang menunggu jemputan keluarga.

Polisi wanita akhirnya memeriksa dan menggeledah tas mereka untuk memastikan tidak ada yang bawa barang haram. Clear. Tidak ada barang macam-macam di tas mereka. Tapi, saat diminta menunjukkan surat-surat kendaraan bermotor, mereka mengaku tidak bawa. Ricky menyuruh anggota untuk membawa mereka dan motornya ke Mapolres.

“A, ini teh gimana kok jadi begini?” bisik Snt kepada orang di depannya.

Kok manggilnya Aa?” telisik initasik.com penasaran.

Tanpa sungkan, Snt mengaku dia adalah pacarnya. Panggilannya Bey. Sepintas ia memang seperti laki-laki. Rambutnya pendek. Dicat pula. Namun, jika diperhatikan dengan seksama, Bey adalah seorang perempuan. “Saya kenal dia sudah dua tahun, tapi pacarannya baru tiga bulan,” sebut Snt.

Keduanya adalah warga Kota Tasikmalaya, beda kecamatan. Snt warga Kecamatan Cihideung, sedangkan Bey dari Kecamatan Tawang. Selama di truk Dalmas dalam perjalanan ke Mapolresta, Snt cerita terbuka tentang kehidupan pribadinya.

Menurutnya, kendati saat ini sedang memadu kasih dengan sesama perempuan, itu bukan pilihan terakhirnya. Ia mengaku sama dengan yang lainnya, ingin merajut kehidupan yang normal. “Masa depan saya tetap dengan lelaki,” tandasnya. initasik.com|shan

Komentari

komentar