Pemain Persikotas nyaris menjebol gawang Persigar | Jay/initasik.com
Olahraga

Dua Kartu Merah, Kalah, dan Teriakan Wali Kota Goblok dalam Laga Persikotas Lawan Persigar

initasik.com, olahraga | Mimpi Persikotas dan para pendukungnya untuk meramaikan persepakbolaan nasional kandas sudah. Tim kebanggaan warga Kota Tasikmalaya itu harus rela menerima kekalahan usai melawan Persigar Garut.

Dalam laga penentuan di Liga 3 Zona Jawa Barat Grup B, di Stadion Wiradadaha, Kota Tasikmalaya, Ahad, 3 September 2017, itu tak ada satu golpun yang bersarang. Persikotas kalah dengan hasil akhir imbang. Kosong kosong.

Padahal, Persigar bermain dengan sembilan pemain. Dua pemainnya dapat kartu merah. Di menit ke-64, Jamaludin, pemain Persigar, diganjar kartu merah setelah menyikut pemain Persikotas. Sedangkan pemainnya lainnya, Andi Usman, diberi kartu kuning yang berujung dengan kartu merah di menit ke-80. Ia dinilai melawan keputusan Andi Sumpena, wasit asal Subang.

Andi Febrian, pembina suporter Persikotas, mengaku sangat kecewa dengan hasil tersebut. Tim kesayangannya sudah unggul jumlah pemain, tapi tidak bisa membuat gol. “Bisa memasukkan satu golpun kita bisa lolos ke putaran selanjutnya. Kecewa pisan,” ujarnya dengan nada kesal.

Namun, ia mengaku ada hal lain yang lebih membuatnya kesal. Perhatian pemerintah terhadap Persikotas sangat minim. “Kita ingin pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap Persikotas. Jangan kalah sama Ciamis yang punya klub sepakbola bagus,” tandasnya.

Kekecewaan serupa dilontarkan para pendukung lainnya. Anak-anak remaja yang baru keluar stadion berteriak-teriak wali kota goblok. Padahal Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, ada di antara kerumunan. Sedang diwawancara wartawan. Mereka lantas berkumpul di depan stadion sambil bernyanyi Budi turun, Budi turun.

“Pemain Persikotas yang sekarang itu tim dadakan. Pemerintah tidak serius memajukan Persikotas. Cuma omong kosong mau ini dan itu, buktinya bisa kita lihat sekarang. Tim kesayangan kita tidak bisa lanjut main di liga 3,” kata salah seorang di antara mereka yang enggan menyebutkan namanya.

Baca: Lemparan Bekas Botol Minuman Picu Kericuhan Persikotas Lawan Persigar

Dimintai komentarnya terkait hasil pertandingan, Budi Budiman mengatakan akan mengevaluasinya. “Kita evaluasi dari semua aspek, mulai pembinaan sampai latihan. Kita sudah puas dengan hasil pertandingan selama jadi tuan rumah,” akunya. [Jay]