Keluarga

Empat Strategi Rasul Membangun Umat Terbaik

Kota Tasik | Saat diutus, Rasulullah Saw harus menghadapi umat jahiliyah. Kebodohan merata. Masyarakat jauh dari akidah. Hanya sepuluh persen dari populasi masyarakat ketika itu yang menanamkan ketauhidan dalam hatinya. Yang dominan adalah Yahudi sebanyak 35 persen, musyrikin Quraisy 25 persen, dan Kristen 30 persen.

Rasul tidak gentar. Puluhan tahun memimpin umat, mengubah zaman, dijalani dengan keyakinan menghujam. Zaman pun berubah. Alam jahiliyah berubah jadi ilmiah. Masyarakat kufur menjadi iman, sehingga Allah SWT pun memberikan pujian dalam salah satu ayat: kalian adalah umat terbaik.

Pengasuh Pondok Pesantren Persatuan Islam 80, Ustaz Ukar Sukarya, menjelaskan, ada empat strategi yang diterapkan Rasul dalam membina masyarakat. Pertama, ketaatan terhadap syariat. Umat selalu diajarkan sadar hukum.

“Rasul menekankan kepada umat agar selalu menjalankan yang diperintahkan Alloh, dan menjauhi larangNYA. Rasul mengajarkan agar sadar bahwa diri terikat oleh hukum. Umat terbaik diawali oleh kesadaran terhadap hukum,” tuturnya, Jumat, 25 Desember 2015.

Dua, sambungnya, keadilan hukum dan sosial. Kaya-miskin, kuat-lemah, pejabat-rakyat, diperlakukan sama di depan hukum. Rasul pernah bersabda, jika Fatimah mencuri, potong tangannya. Itu menunjukkan tidak ada perbedaan di mata hukum. Siapapun yang bersalah, adili.

Tiga, menebarkan ketentraman hidup. Ketenangan hati umat sangat diperhatikan. “Bagaimana dengan sekarang? Keluar malam saja sering merasa takut, karena sering terjadi perbuatan kriminal,” sebut Ustaz.

Ia menyampaikan, agar hati selalu tentram, resepnya adalah jangan mencampurkan keimanan dan kezaliman. Meninggalkan perintah Alloh dan melanggar laranganNYA adalah perbuatan zalim. “Perbuatan dosa pasti menimbulkan ketidaktenangan. Jika pernah menyakiti orang lain, segera minta maaf,” sarannya.

Empat, tidak melawan kemajuan zaman. “Rasul bersabda, masalah dunia kalian lebih tahu. Jadikan teknologi informasi untuk menyebarkan dakwah, mengingatkan umat agar selalu ingat kepada Alloh,” pungkasnya. initasik.com|shan

Komentari

komentar