Peristiwa

Enam Penari Seksi Buka Pertunjukan Musik

Kota Tasik | Enam penari seksi yang tergabung dalam Jakarta Dancer membuka pertunjukan musik yang digelar di lahan bekas terminal Cilembang, Kota Tasikmalaya, Sabtu, 12 September 2015. Penampilan mereka berhasil menarik penonton untuk merapat ke bibir panggung.

Kagok lah geus we tong dicalana,” sindir seorang penonton yang disambut tawa teman-temannya. Celetukan tersebut bukan tanpa alasan. Keenam perempuan berambut panjang itu memang berpakaian ketat dan seksi. Bercelana pendek. Sangat pendek. Gerakannya pun aduhai.

Usai penampilan mereka, Rose Mary menjadi band yang pertama tampil. Mereka langsung menggebrak. Penonton berjingkrak. Berteriak. Di tengah kerumunan penonton, sepasang anak muda tampak tak terganggu suasana. Mereka asyik berdua. Berpelukan. Usianya masih pada belia. Kira-kira kelas tiga SMP. Mata lelakinya tampak merah. Mabuk. Begitupun pasangannya. Keduanya sedang dalam pengaruh minuman keras. Gelagatnya sangat kentara. Rupanya bukan hanya mereka. Ada banyak pasangan muda-mudi yang terselip di kerumunan.

Mereka yang rata-rata masih pelajar tidak terlihat takut, meski beberapa kali terjadi keributan antarpenonton. Saling baku-hantam. Petugas keamanan pun kerepotan. Bahkan, sempat terjadi saling pukul antara penonton dan polisi. “Kita semua bersaudara. Kita kawan. Mari nikmati musik tanpa keributan,” ajak Yuki, vokalis Pas Band, yang tampil setelah Rose Mary dan kompetisi intersport yang digagas salah satu merek rokok.

Namun, ajakan Yuki tidak digubris. Penonton lagi-lagi ribut. Petugas pemadam kebakaran sampai kewalahan menyomprotkan air ke penonton. Polisi terpaksa menarik beberapa penonton yang menjadi biang keributan. initasik.com|shan

Komentari

komentar