Birokrasi

Evaluasi RPJMD, Ade Sugianto: Mohon Izin dan Dukungan Para Ulama


initasik.com, birokrasi | Musda II Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid (BKMM) Kabupaten Tasikmalaya, di Islamic Center, Singaparna, Kamis, 15 Maret 2018, dimanfaatkan Wakil Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto, untuk menyampaikan banyak hal yang akan dilakukannya selama diberi kewenangan menjalankan tugas bupati.

“Saya mohon izin dan dukungan dari para ulama. Saat ini kami sedang mereview RPJMD. Kenapa? Salah satunya untuk menyinergikan dengan kebijakan Pusat agar pembangunan lebih terarah,” tutur Ade.

Ia menjelaskan, kemampuan PAD Kabupaten Tasikmalaya berkisar di angka Rp 200 miliar. Itupun sebagiannya transitoris dan lainnya. PAD murni kurang dari Rp 100 miliar. Sementara anggaran penyelenggaraan pemerintahan mencapai Rp 3,4 triliun. “Untuk itu harus ada sinergi dengan kebijakan Pemerintah Pusat yang lebih mengarah pada pemberdayaan ekonomi,” tandasnya.

Alasan lain kenapa RPJMD dievaluasi adalah agar lebih fokus dan target pencapaiannya jelas. Selama ini, segalanya dikerjakan dengan biaya yang terkadang jor-joran, sedangkan outcomenya tidak jelas. Manfaatnya tidak dirasakan masyarakat.

“Insya Allah RPJMD yang ke depan akan kami fokuskan. Fokus pada masalah kemiskinan, parawisata, dan pertanian. Saat ini Kabupaten Tasikmalaya masuk dalam daftar 100 kabupaten yang gejala stunting (balita dengan tinggi badan kurang)nya tinggi. Ada sepuluh kecamatan yang menjadi target sasaran,” beber Ade. [Jay]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?