Birokrasi

Festival Layang-layang; Menerbangkan Potensi Wisata di Kabupaten Tasikmalaya

initasik.com, birokrasi | Pemkab Tasikmalaya melakukan berbagai upaya dalam mempromosikan tempat-tempat wisata andalan. Salah satunya mengadakan festival layang-layang di di Pantai Padabumi, Desa Cimanuk, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Ahad, 6 Agustus 2017.

Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum, mengatakan, acara itu merupakan bagian dari Tasik Siap di bidang parawisata. “Tahun  2018 kami mulai menggenjot potensi-potensi wisata yang ada di sini. Misalnya Gunung Galunggung, Kampung Naga, Situ Sanghyang, termasuk ini dan dan akhir kunjungannya di Kampung Kreatif Sukaruas, Rajapolah,” sebutnya.

Menurutnya, tempat-tempat wisata itu akan dijadikan paket kunjungan untuk menjamu para wisatawan. “Kami bertekad semaksimal mungkin mempromosikan potensi-potensi wisata di Kabupaten Tasikmalaya supaya populer dan dikunjungi banyak orang,” tandasnya.

Untuk menyukseskan program itu, pihaknya akan memberikan alokasi anggaran yang besar dibanding tahun-tahun sebelumnya. Infrastruktur dan sarana lainnya akan dibangun, termasuk menjamin kemudahan bagi para investor menginvestasikan modalnya tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Tasikmalaya.

Terkait festival layang-layang, Uu mengakui belum maksimal. Itu merupakan yang pertama digelar di Pantai Padabumi. “Tapi ini akan dijadikan agenda tahunan. Tahun depan harus lebih meriah lagi,” yakinnya.

Kokos Koswana, Ketua Persatuan Layang-layang Pangandaran, yang dimintai bantuan menggelar festival tersebut, mengatakan, Pantai Padabumi sangat potensial untuk dikembangkan. Selain tekanan anginnya cukup, pemandangannya juga bagus. Di sebelahnya ada Karangtawulan yang cocok dijadikan tempat menikmati pemandangan laut.

“Tempat ini sangat potensial. Malah saya berencana mau beli tanah di sini. Namun ada beberapa hal yang mesti dibenahi. Sampah-sampah masih berserakan. Plang nama dan sarana penunjang lainnya belum ada. Di sini harusnya ada hotel. Saya dan teman-teman pemain layang-layang sampai menyewa rumah warga untuk menginap,” paparnya.

Menurutnya, dibanding Pantai Cipatujah, Pantai Padabumi lebih bagus untuk dijadikan tempat bermain layang-layang dan acara-acara lainnya. “Untuk festival tahun depan saya akan menyarankan agar mengundang pemain layang-layang dari luar negeri. Sementara dari Asia dulu,” imbuhnya.

Saran serupa dilontarkan Suprianto, pemain layang-layang asal Cilacap. Menurutnya, Pemkab Tasikmalaya perlu melakukan penataan tempat agar lebih nyaman digunakan, apalagi jika jumlah pemainnya banyak. [Jay]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?