Peristiwa

Forum “Gumeulis” Dideklarasikan

Kota Tasik | Satu lagi wadah untuk membangun tradisi menulis di kalangan para guru telah lahir di Kota Tasikmalaya. Namanya Forum Gumeulis alias Guru Menulis. Bertempat di salah satu rumah makan, para pendidik berkumpul dan mendeklarasikan forum tersebut, Kamis, 26 Februari 2015.

Ketua Forum Gumeulis, Caswita, mengatakan, forum tersebut dibentuk lantaran prihatin dengan minimnya tradisi menulis di kalangan guru. Ia bersama rekan-rekan berupaya mendorong para guru agar mencintai dunia menulis, baik dalam bentuk artikel, liputan, penelitian tindakan kelas dan lainnya. “Bagi para guru yang bermaksud naik golongan, kemampuan menulis akan sangat dibutuhkan,” ujar guru SDN 1 Pengadilan itu.

Deklarasi itu turut dihadiri para pembina forum, yaitu Asep M. Tamam, Duddy RS, dan Ilam Maolani. Asep mengatakan, modal dasar dalam menulis adalah membaca. Membaca dan menulis. Keduanya tidak dapat dipisahkan. “Semoga melalui forum ini akan muncul guru-guru yang kreatif dalam menulis, sehingga Kota Tasikmalaya akan semakin kaya dengan ide-ide segar yang dicetuskan oleh para guru,” harapnya.

Duddy menambahkan, modal dasar yang harus dimiliki oleh para guru sebelum menulis adalah kemauan kuat. “Guru jangan ‘kumeok memeh dipacok, mopo memeh nangung’. Tidak boleh ada perasaan takut untuk memulai menulis. Teruslah mencoba dan mencoba, belajar dan belajar,” tandasnya.

Sementara Ilam berharap, dari forum tersebut bisa menggaungkan kreativitas menulis para guru yang berasal dari  Kota Tasikmalaya, sehingga nyaring terdengar dan dijadikan referensi ilmiah oleh para guru dari daerah lain. initasik.com|lam

Komentari

komentar