Rapat evaluasi dan optimalisasi penertiban KTP elektronik | Jay/initasik.com
Birokrasi

Gratis, Pembuatan Akta Kematian Dikeluarkan Disdukcapil

initasik.com, birokrasi | Pembuatan akta kematian tidak lagi melalui kecamatan. Wewenangnya sudah berada di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Ada prosedur yang dipangkas.

“Penting diketahui masyarakat, pembuatan akta kelahiran itu gratis. Tidak ada pungutan biaya apapun. Saya harap setiap ada kematian, aktanya dibuat,” ujar Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, usai rapat evaluasi dan optimalisasi penerbitan KTP elektronik, di aula bale kota, Jumat, 19 Januari 2018.

Menurutnya, pembuatan akta kematian itu penting dilakukan agar tidak terjadi data ganda. Pembuatan akta tersebut akan menghapus data yang meninggal dari basis data (database) induk. “Jangan sampai orang yang sudah meninggal datanya masih muncul. Makanya wajib dilaporkan,” tandas Budi.

Di tempat yang sama, Sekretaris Disdukcapil Kota Tasikmalaya, Mujadi, menjelaskan, berdasarkan UU 24/2013, ketua RT wajib melaporkan peristiwa kematian warganya untuk diterbitkan akta kematian.

“Sekarang prosedurnya dipangkas. Dari RT ke RW lalu kelurahan, langsung ke Disduk. Syaratnya melampirkan KK asli, KTP asli, surat keterangan dari lurah, termasuk formulir permohonan penertiban akta kelahiran,” paparnya. [Jay]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?