Inspirasi

Guru Agama Tasik Terbang ke Inggris

Kota | Ilam Maolani, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN Sambongpari, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya akan terbang ke kota Oxford, Inggris, 5 Desember s.d. 15 Desember mendatang. Bukan pelesiran, tapi untuk belajar metodelogi pengajaran di salah satu lembaga pendidikan terbaik di dunia.

Ketua Kelompok Kerja Guru PAI SD  Kota Tasikmalaya itu merupakan satu dari 30 guru agama se-Indonesia yang terpilih mengikuti program training for teacher yang digagas Kemenag RI. “Kami ke sana bukan untuk belajar agama, tapi membaca teori dan melihat metodelogi pengajaran di sekolah-sekolah yang ada di Oxford,” ujarnya kepada initasik.com, Senin, 24 November 2014.

Selama sepuluh hari di sana, katanya, para guru juga akan belajar soal humanisme, demokrasi, hak asasi manusia, deradikalilasasi, serta memerhatikan bagaimana pemberdayaan teknologi komunikasi dan informasi dalam mengajar.

Menurutnya, semua yang berangkat ke Oxford merupakan para instruktur nasional kurikulum 2013. Mereka telah diseleksi. Dari 86 yang daftar, terpilih 30 orang. “Pulang dari sana (Oxford) kita diharuskan membuat buku tentang semua yang ada dan didapat selama sepuluh hari,” imbuh pria kelahiran Tasikmalaya, 28 Agustus 1974 itu.

Ia menegaskan, kurikulum 2013 dititikberatkan pada pembentukan siswa belajar secara aktif. Di sana, peran guru sangat besar. Sayangnya, metedologi guru agama dalam mengaktifkan siswa terbilang lemah. Salah satu solusinya diberangkatkan ke Oxford.

“Itu kesempatan yang sangat berharga. Guru agama jarang-jarang belajar ke luar negeri. Di negara-negara berbasis Islam memang masih lemah dalam hal meteologi pengajaran,” tandas suami dari Nur Nurjanah dan ayah satu anak tersebut. initasik.com|ashani

Komentari

komentar