Informasi

Hewan Kurban Sudah Mulai Diperiksa

initasik.com, informasi | Persoalan kesehatan hewan ternak selalu menjadi bahan pembahasan yang mengemuka saban musim Kurban menjelang. Berbagai jenis penyakit yang kerap menyerang ternak, misalnya antraks, selalu menjadi objek yang perlu diwaspadai. Pasalnya, penyakit yang disebabkan oleh bakteri bacillus anthacis ini dapat menular pada manusia. Dampaknya bisa menyebabkan kematian.

Di Kota Tasikmalaya saat ini sudah mulai banyak para penjual hewan kurban. Untuk itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya, Zulyaden, mengatakan, pihaknya sudah mulai gencar melakukan pemeriksaan terhadap hewan-hewan kurban guna mencegah penjualan hewan kurban yang berpenyakit. “Pemeriksaan sudah dilakukan sejak hari Kamis pekan lalu. Pemeriksaannya baru di sepuluh titik di setiap Kecamatan. Total hewan kurban yang telah diperiksa baru sekitar 1.500 ekor. Kebanyakan sapi. Sejauh ini belum ditemukan adanya hewan yang terjaring penyakit,” tuturnya, Senin, 13 Agustus 2018.

Kendati begitu, pemeriksaan hewan masih akan terus dilakukan sampai hari pemotongan mendatang. Setiap hewan kurban yang telah diperiksa, akan diberikan tanda kalung sehat. Saat ditanya soal kondisi peternakan hewan kurban yang cenderung banyak yang kotor dan becek, Zulyaden mengaku hal itu bisa memacu keberadaan penyakit. Namun, keadaan itu hanya untuk sementara waktu dan cenderung aman.

“Sebisa mungkin kami mengimbau kepada masyarakat yang akan beli untuk terlebih dahulu mencermati hewan kurban. Misalnya menanyakan surat keterangan sehatnya dan latar belakang hewan darimana mereka dipasok, karena ada beberapa daerah yang menjadi daerah endemik penyakit khususnya antraks, misalnya dari Bogor dan Boyolali,” bebernya. [Eri]