Ketua Umum IKPM Gontor Cabang Tasik, Yarin Rahmat Insani | Jay/initasik.com
Informasi

IKPM Gontor Cabang Tasikmalaya Gagas Program Bimago

initasik.com, informasi | Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Tasikmalaya punya program untuk membantu siapa saja yang ingin menimba ilmu di Pondok Modern Darussalam Gontor, Jawa Timur.

Nama programnya Bimago. Itu akronim dari bimbingan masuk Gontor. “Kami memberikan pelatihan bagi para bakal calon santri yang ingin masuk Gontor. Bukan hanya membimbing, tapi juga mengantarkan ke pesantren,” terang Ketua Umum IKPM Gontor Cabang Tasik, Yarin Rahmat Insani, melalu Ketua 1 Ahmad Burhanudin, usai silaturahmi alumni Gontor, Kamis, 29 Juni 2017.

Menurutnya, program tersebut sudah berjalan dua tahun sejak digagas pada 2016. Diharapkan, dengan Bimago bisa membantu siapa saja yang ingin masuk Gontor. Pasalnya, kata Ahmad, masuk ke pesantren yang berdiri sejak 1926 itu tidak mudah. Persaingan ketat. Tidak cukup hanya modal pintar.

“Dari tiga ribu atau lima ribu yang daftar, yang diterima paling sekitar 750 orang. Sulit memang. Segala aspek dinilai. Tidak hanya pintar otaknya, tapi juga harus baik akhlak dan ibadahnya. Alhamdulillah tahun kemarin yang kita bantu dengan Bimago bisa masuk Gontor semua,” tuturnya.

Ia menyebutkan, IKPM Gontor Cabang Tasikmalaya merupakan satu-satunya organisasi perkumpulan alumni yang diakui Pondok Modern Gontor. Di dalamnya mencakup lima daerah, yaitu Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran.

Selain Bimago, IKPM Gontor Cabang Tasikmalaya juga memiliki program tahunan lainnya yang sudah dilakukan sejak 1992, yaitu pesantren kilat. Ada juga pemberian santunan kepada yatim piatu.

“Di Tasikmalaya, alumni Gontor itu ada sekitar 400 orang. Kalau digabung dengan Ciamis dan yang lainnya mencapai 600-an orang. IKPM ini bukan hanya alumni Gontor, tapi mereka yang pernah mondok di Gontor walaupun hanya sehari, sudah masuk warga IKPM,” sebutnya. [Jay]