Peristiwa

Isi Liburan Sekolah, Anak SMA Buka Perpustakaan Tikar

Kota Tasik | Beberapa anak SMA lintas sekolah menggelar tikar di Taman Dadaha, Kota Tasikmalaya. Berbagai jenis buku ditata rapi di atas tikar itu. Bukan. Mereka bukan sedang jualan buku, tapi menyediakan bacaan bagi siapa saja yang ingin membuka wawasan dan menambah ilmu pengetahuan.

Semacam perpustakaan, tapi ngampar. Buku digelar di atas tikar, dan siapa saja boleh membacanya. Bukanya setiap Sabtu sore. “Menimba ilmu itu bukan hanya di sekolah, tapi dengan memanfaatkan waktu liburan juga bisa,” kata Ilma Auliya, siswa SMK Bhakti Kencana, di sela membereskan buku, Sabtu 26 Desember 2015.

Ke depan, gerakan yang baru diawalinya itu akan membesar dengan banyaknya siswa lain yang berpartisipasi. “Nanti saya akan ajak teman-teman. Awalnya emang mau sambil bermain, tapi keasyikan juga ujungnya,” ujar siswa kelas 10 itu.

Pernyataan senada diutarakan Rizki Dwi Hendrawan, siswa SMK Muhammadiyah. Dalam mengisi waktu liburan, ia bermaksud mengajak anak-anak seusianya untuk menanamkan gemar membaca. “Manfaatnya banyak. Ilmu itu bukan hanya ada di sekolahan saja,” tandasnya.

Ia menjelaskan, dibukanya perpustakaan tikar itu berawal dari diskusi bersama teman-temannya. Lantas mereka terdorong untuk menggelar buku di tempat umum, apalagi di Kota Tasikmalaya belum ada yang seperti itu. “Membaca itu penting, setelahnya membaca dapat ilmu lebih dibanding mereka yang hanya di sekolah saja,” terangnya.

Siswa lainnya, Agmaesa Khaerul Pratama, mengatakan, ia ingin mengajak teman-temanya untuk berpartisipasi dalam  perpustakaan tikar. “Malahan yang saya ajak itu berbeda sekolah,” kata siswa SMKN 3 Kota Tasikmalaya itu. initasik.com|syamil

Komentari

komentar