Edukasi

Jangan Membebani, Anggota Pramuka Mesti Menginspirasi

initasik.com, edukasi | Anggota Pramuka jangan hanya bangga dengan seragam dan emblem lainnya. Di manapun berada, Pramuka mesti menginspirasi dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Jangan malah jadi beban.

“Pramuka harus mengikuti perubahan. Harus bisa menguasai teknologi, malah menciptakan. Itu akan lebih berharga. Punya nilai,” tandas Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, usai apel pelepasan peserta Raimuna, di halaman Bale Kota, Senin, 6 November 2017.

Menurutnya, ke depan Indonesia bakal punya bonus demografi. Banyak generasi muda dalam waktu bersamaan. Jika itu tidak dimaksimalkan dengan meningkatkan kompetensi kawula muda, sia-sia saja.

“Kalau bicara revolusi mental, Pramuka adalah salah satu jawabannya. Dalam Pramuka diajarkan tentang pembentukan karakter dan sebagainya. Tapi tidak hanya cukup dengan bangga jadi Pramuka. Harapan kita, generasi muda di Kota Tasikmalaya adalah yang terampil, berkualitas, dan menguasai teknologi. Hari ini, negara yang maju adalah yang menguasai teknologi,” papar Budi.

Di tempat yang sama, Imat Ruhimat Natadikara, wakil Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Tasikmalaya, menjelaskan, Raimuna adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam acara perkemahan. Mirip Jambore Pramuka. Tapi, itu diikuti Pramuka Penggalang.

“Dari Kota Tasikmalaya yang berangkat ada sekitar 200 orang. Acaranya di Jatinangor. Melalui Raimuna ini, kita harapkan anak-anak Pramuka lebih mandiri dan menjadi pelopor dalam berbagai kebaikan,” ujarnya. [Jay]