Ilustrasi | Dok. initasik.com
Informasi

Jangan Sampai Ada Anak tidak Sekolah

initasik.com, informasi | Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto, membahas soal angka rata-rata lama sekolah di Kabupaten Tasikmala. Ada kenaikan, tapi tetap belum menggembirakan. Sebelumnya di angka 6,6, data terbaru naik jadi 7,6. Di atas rata-rata Jawa Barat.

“Baik 6,9 atau 7,6 itu tetap saja tidak tamat SMP. Berarti masih banyak anak-anak kita yang belum mendapatkan hak belajarnya sembilan tahun yang merupakan masa wajib belajar. Kita harus terus berupaya agar anak-anak usia sekolah harus sekolah,” tuturnya.

Bila kondisi itu terus dibiarkan, tidak menutup kemungkinan akan menjadi petaka bagi bangsa ini di kemudian hari. Apalagi Indoenesia akan menghadapi bonus demografi pada rentang 2030 s.d. 2040. Kelak, 56 persen penduduk Indonesia akan didominasi usia produktif. “Bagaimana jadinya nanti kalau ternyata yang 56 persen itu banyak yang tidak tamat SMP?” tanya Ade.

Untuk itu, salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya akan membentuk satuan tugas wajib belajar atau satgas wajar. Tugasnya untuk mendata anak-anak usia sekolah di seluruh Kabupaten Tasikmalaya yang tidak sekolah. “Pemerintah akan membantu anak-anak kita yang putus sekolah. Jangan sampai ada anak usia sekolah tapi tidak sekolah,” tandas bupati.

Ditegaskan, penangananan soal pendidikan ini merupakan tugas bersama yang mesti dijalankan secara sinergis demi mencapai wajib belajar sembilan tahun. Salah satu dari sekian banyak upaya adalah dengan membentuk satuan tugas wajib belajar.

Selain itu, keterlibatan masyarakat juga mutlak diperlukan sesuai dengan kapasitas masing-masing. Dadan meyakini, di luar sana ada banyak orang dermawan yang membantu masyarakat tidak mampu dalam urusan pendidikan. [wrd/jay/initasik.com]