Peristiwa

Jenab Terisak Karena Ibunya akan Punya KTP Elektronik

initasik.com, peristiwa | Jenab, warga Cigantang, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, terisak-isak saat diwawancara terkait ibunya yang baru melakukan perekaman KTP elektronik, Kamis, 6 September 2018.

Ia mengaku senang ibunya bakal memiliki KTP elektronik, dan berterima kasih kepada petugas Disdukcapil yang telah melayani jemput bola untuk perekaman KTP elektronik bagi ibunya. “Terima kasih banyak. Saya tidak bisa ngasih apa-apa, cuma bisa ngasih doa,” ucapnya sembari terisak.

Untuk bisa melakukan perekaman KTP elektronik di kantor Kelurahan Cigantang, Ma Enok, ibunda Jenab, harus dijemput-antar. Turun dari mobil, Ma Enok harus dibopong, karena kondisi fisiknya yang lemah.

Ma Enok adalah satu dari sekian banyak kaum jompo, termasuk difabel, yang dilayani Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Tasikmalaya untuk perekaman KTP elektronik. Sekretaris Disdukcapil Kota Tasikmalaya, Mujadi, mengatakan proses perekaman bagi para lansia dan kaum difabel ini sudah berlangsung sejak 2012.

Namun, lantaran jumlahnya yang banyak, kelengkapan dokumen kependudukan bagi kaum difabel dan lansia masih belum rampung hingga saat ini. Mujadi menegaskan, dokumen kependudukanpun sangat penting bagi mereka, terutama untuk bisa mengakses akses publik yang diberikan pemerintah, seperti jaminan kesehatan. [Eri]