Ki-ka: Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum, KH Abdul Aziz Affandi, Jenderal Gatot Nurmantyo, Ketua DKM Masjid Agung Kota Tasikmalaya KH Aminudin Bustomi
Sosial Politik

Jenderal Gatot Nurmantyo Didorong Maju dalam Pilpres 2019

initasik.com, politik | Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo didorong untuk maju dalam pemilihan presiden Republik Indonesia pada 2019 mendatang. Dorongan itu disampaikan secara terbuka oleh Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda KH Abdul Aziz Affandi, saat menghadiri safari Ramadan panglima TNI di lapang Brigif 13/1 Kostrad Kota Tasikmalaya, Rabu, 21 Juni 2017.

“Panglima, hari ini saya meneteskan air mata. Semua tumpah. Tiada doa lain, kecuali maju terus, panglima, menjadi presiden kami,” ujar KH Aziz di atas mimbar. Hadirin menyambutnya dengan pekik takbir.

Ia menegaskan, seluruh santri Tasikmalaya mendoakan lahir batin agar panglima TNI menjadi orang nomor satu di republik ini. “Kami sudah tidak ragu lagi. Kami yakin kedatangan panglima merupakan berkah bagi kami, sebagaimana berkahnya hujan ini. Maju terus untuk menjadi presiden Republik Indonesia,” tandas Kiai Aziz.

Sebelumnya, dalam pidatonya Jenderal Gatot menyampaikan, umat Islam sangat berjasa dalam melepaskan Republik Indonesia dari cengkraman para penjajah. Ia mencontohkan, yang menjadi panglima perang dalam pertempuran 10 November 1945 di Surabaya adalah kiai Jawa Barat, yaitu Kiai Abbas dari pesantren Buntet Cirebon.

Termasuk, yang membunuh Brigadir Jenderal Belanda Mallaby adalah santri, bukan TNI. Begitu juga yang merobek bendera Belanda menjadi merah putih adalah santri. “Kemudian saya ingatkan, Pancasila adalah hadiah dari Islam untuk Indonesia,” sebutnya disambut takbir.

Baca: Setelah Salat Magrib di Bawah Guyuran Hujan, Panglima TNI Berpidato Diiringi Pekik Takbir

Dimintai tanggapannya soal dukungan kepada dirinya untuk maju sebagai calon presiden Republik Indonesia, Gatot mengatakan, saat ini pihaknya masih bertugas sebagai tentara yang dilarang berpolitik. “Apa nanti saya masih hidup?” jawabnya balik bertanya saat ditanya apakah 2019 nanti ia punya niat terjun ke kancah pilpres.

Ia menegaskan, saat ini dirinya masih ingin fokus pada tugas yang diberikan negara. “Saya akan menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab,” tandasnya. [Jay]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?