Ilustrasi | Dok. initasik.com
Birokrasi

Jika Ada Pembukaan CPNS, Daerah Harus Diberi Kebebasan Tentukan Formasi


initasik.com, birokrasi | Pemerintah pusat kembali membuka keran pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS). Namun, lowongan calon abdi negara itu khusus bagi 60 kementerian dan lembaga. Bukan untuk pemerintah daerah.

Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum, berharap ada pembukaan lowongan CPNS bagi daerah yang dipimpinnya, mengingat ada kebutuhan hingga 8.000 pegawai untuk ditempatkan di beberapa intansi, terutama pendidikan dan kesehatan.

Tapi, jika kesempatan itu diberi, ia meminta pemerintah pusat memberikan kebebasan kepada pemerintah daerah untuk menentukan posisi apa saja yang dibutuhkan. Tidak seperti beberapa tahun ke belakang yang formasinya sudah ditentukan pusat.

“Kami menghargai pemerintah pusat, tapi harapannya kami diberikan kebebasan penentuan disiplin ilmu apa saja yang kami butuhkan. Jangan sampai seperti penerimaan kemarin, pemerintah pusat yang menentukan, sehingga ada posisi yang tidak terisi, karena memang kami tidak membutuhkannya,” papar Uu.

Ia mencontohkan, pihaknya sudah tidak butuh lagi ahli komputer, manajemen, dan administrasi, karena untuk di posisi itu sudah tersedia banyak. “Kami butuh ahli pertanian, kelautan, parawisata, guru, dan kesehatan,” sebutnya.

Disinggung soal belanja pegawai yang masih tinggi, Uu berkelit, kendati angka belanja pegawai 70 persen, namun alokasi belanja publik termasuk yang tertinggi. “Untuk belanja publik, Kabupaten Tasikmalaya di atas Rp 650 miliar, sehingga dapat penghargaan sebagai pemerintah daerah yang tertinggi dalam belanja publik. Makanya honor dewannya pun paling tinggi,” paparnya. [Jay]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?