Peristiwa

Jika Dapat Kupon Berhadiah, Abaikan! Itu Penipuan

Kota Tasik | Beragam cara dilakukan para penipu untuk menjerat korban. Salah satunya menyebar kupon berhadiah secara acak. Disebar di sembarang tempat. Di teras rumah, pinggir jalan, depan garasi, atau di mana saja.

Bila Anda mendapatkan kupon seperti itu, abaikan. Jangan tertipu oleh penampilan kuponnya yang meyakinkan. Jangan hiraukan. Rusak atau bakar saja agar tidak jatuh ke tangan orang yang mudah percayaan. Di Kota Tasikmalaya kini sedang banyak diedarkan kupon semacam itu. Para penipu sengaja menyebarkannya di banyak tempat.

Dadan Hidayat, misalnya. Warga Bantargedang, Bungursari, Kota Tasikmalaya, itu menemukan kupon di depan garasi mobilnya. Kuponnya rapih. Masih dibungkus plastik bening. Setelah dibuka, di dalamnya berisi tiga lembar kertas: dari PT Java Prima Abadi, Kementerian Sosial, dan kupon gosok yang di sampul depannya diberi merek salah satu kopi. Di bagian belakang kupon itu ada instruksi: Gosok di sini. Apa isinya? Selamat! Anda mendapatkan mobil Honda Brio.

Bagus. Dadan tidak mempercayai kupon itu. Bohong, katanya. Itu modus lama.  Kendati begitu, masih saja ada yang kena tipu. Belum lama ini, kupon serupa pernah ditemukan seorang warga Gunung Tujuh, Sukarindik. Sial. Ia tertipu. Uang tiga juta rupiah melayang setelah ditransfer ke nomor rekening yang diberikan penelepon.

Untuk memastikan kupon tersebut penipuan, kontributor initasik.com di Jakarta mendatangi PT Java Prima Abadi, di Jl. Cideng Barat 60, Jakarta Pusat, Senin, 14 September 2015. Seorang pegawai di sana membenarkan kalau itu kantor PT Java. Namun, ia menyangkal jika tempatnya bekerja sedang mengadakan undian berhadiah mobil.

Menurutnya, dalam seminggu kemarin sudah ada sekitar 20 orang yang menanyakan soal undian tersebut. “Tadi saja ada orang dari Bekasi yang ke sini. Hari Sabtu kemarin malah jauh-jauh dari Tasik buat ngambil mobil undian. Undiannya dapat mobil Brio katanya,” sebutnya.

Ia menegaskan, undian itu bohong. “Pokoknya kalau ada yang dapat undian, jangan sampai transfer duit ke orang itu. Itu penipuan,” tandasnya. initasik.com|shan/daf

Komentari

komentar