Peristiwa

Jika Unsil Mau Buka Fakultas Kedokteran, Maka….

Kota Tasik | Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, sering melontarkan wacana soal pendirian Fakultas Kedokteran di Universitas Negeri Siliwangi (Unsil). Menurutnya, fakultas itu penting dibuka, salah satunya karena masih banyak daerah yang kekurangan dokter.

Namun, harapan itu mesti diendapkan sementara. Asep Sufyan Ramadhy, ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan, mengatakan, sejak September 2015, Menristek Dikti memoratorium pendirian Fakultas Kedokteran baru. Langkah itu diambil karena tingkat kelulusan Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) terbilang rendah.

“Jika Unsil mau membuka Fakultas Kedokteran, maka critical pointnya adalah, pertama, tak mungkin dibuka pada waktu dekat ini, karena ada kebijakan moratorium dengan batas waktu yang tidak ditentukan,” tutur alumus SMAN 1 Tasikmalaya angkatan 1992 yang menempuh studi kedokteran di Universitas Gadjah Mada itu.

Kedua, sambung Asep, andaipun suatu saat dibuka, apakah kehadirannya mampu ujug-ujug mendongkrak kualitas lulusannya dengan ketersediaan SDM dosen kedokteran yang kompeten? Belum lagi diperlukan infrastruktur dan sarana penunjang pendidikan yang lengkap, ketersediaan rumah sakit pendidikan yang memenuhi standar, dan lainnya. “Saya berpendapat, tak semudah membalikkan telapak tangan untuk mengkreasikan Fakultas Kedokteran yang bermutu,” tandasnya.

Ia mencontohkan, Fakultas Kedokteran di Unisba (Bandung) dan Universitas Swadaya Gunung Jati (Cirebon) sampai saat ini belum beranjak dari akreditasi C. Padahal keduanya sudah beroperasi lebih dari tujuh tahun. “Mengapa? Karena memang untuk bisa terakreditasi B itu sangat sulit, terutama terkait standar SDM, sarana, pembelajaran dan penelitian, serta pengabdian masyarakatnya,” pungkas Asep.

Terpisah, Sekda Kota Tasikmalaya, Idi S. Hidayat, melontarkan pendiriannya bahwa Fakultas Kedokteran di Unsil penting dibuka. “Kalau ada Fakultas Kedokteran, saya yakin daya ungkitnya akan tinggi. Anggapan masyarakat, fakultas itu masih elite,” ujarnya.

Menurut dia, keinginan mendirikan Fakultas Kedokteran karena kebutuhan dokter masih tinggi. “Kami serius ingin membuka fakultas itu. Tidak ada target, tapi mudah-mudahan secepatnya ada. Nanti kami akan membantu memfasilitasi infrastrukturnya,” imbuh Idi. initasik.com|shan

Komentari

komentar