Pegawai Telkom perlihatkan kabel FO yang dipotong | Jay/initasik.com
Peristiwa

Kabel FO Dipotong, Pegawai Telkom Tantang Duel Pemborong Gorong-gorong


initasik.com, peristiwa | Puluhan orang berkurumun di pinggir jalan KH. Zainal Musthafa, tak jauh dari bank BCA, Selasa, 17 Oktober 2017, siang. Arus kendaraan yang tersendat gara-gara ada galian drainase, semakin melambat dengan kejadian tersebut.

Usut punya usut, ternyata ada pegawai Telkom yang marah-marah dan menantang berkelahi kepada pemborong yang memegang pekerjaan gorong-gorong, lantaran kabel fiber optic (FO) milik Telkom dipotong pekerja galian.

Acep aspal, pemborong, mengatakan, pegawai Telkom tersebut seperti yang tidak mengenyam bangku pendidikan. Bahasanya kasar. Keluar kata-kata binatang najis. “Kalau saya tidak dihalangi, itu orang pasti dipukul,” ujar Acep aspal, pemborong, dengan nada tegas.

Ia mengaku bukan baru-baru ini menjadi rekanan pemerintah. Sudah tahunan. Bukan pula hanya di Kota Tasikmalaya. “Saya pernah di luar jawa. Kalau di luar jawa dia (pegawai Telkom) kelakuannya seperti itu, pasti bakal disiksa para pekerja,” sebutnya.

Menurutnya, pemotongan kabel FO sudah dikoordinasikan dengan pihak Telkom. Dikatakan, kabel tersebut sudah tidak dipakai lagi. Tidak berfungsi. Para pekerja gorong-gorong lantas memotongnya, karena menghalangi pekerjaan. Tapi ternyata, kabel itu masih digunakan.

Fuji, salah seorang karyawan Telkom, menjelaskan, kabel tersebut merupakan satuan utama FO untuk layanan telepon, televisi, dan internet. Untuk sementara, agar pelanggan tidak terganggu dalam waktu lama, pihaknya akan memasang dulu kabel udara.

Gara-gara pemotongan itu, ia menyebutkan, ribuan pelanggan Telkom akan terganggu. Bukan hanya di Kota Tasikmalaya, tapi juga sampai Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya. “Mudah-mudahan bisa segera beres dan bisa nyala lagi,” harapnya. [Jay]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?