Olahraga

Kaum Hawa pun Menggandrungi Olahraga Panahan

initasik.com, olahraga | Warga Tasikmalaya semakin menggandrungi olahraga panahan. Itu terlihat dari bertambahnya jumlah keanggotan RDA Archery Club, komunitas panahan yang bermarkas di kompleks Masjid Al-Mujahidin, depan Polres Tasikmalaya Kota.

Abu Fauzana, pengasuh RDA Archery Club, sejak komunitas itu didirikan, 2015, peminatnya semakin bertambah. Awalnya hanya sepuluh orang, kini sudah 30 anggota yang rutin ikut latihan. “Kebanyakan dari kalangan muda. Mahasiswa. Tapi ibu-ibu dan bapak-bapak juga ada,” sebutnya.

Ia menegaskan, membuka klub panahan bukan sekadar ikut-ikutan, tapi banyak manfaat yang bisa didapat. Apalagi, itu merupakan salah satu olahraga yang dianjurkan Rasulullah Sallalahu alaihi wasallam.

Menurutnya, olahraga panahan bukan hanya melatih jasmani, tapi juga ruhani dan pikiran. Melatih konsentrasi, belajar kesabaran, malahan bisa dijadikan terapi bagi yang memiliki penyakit jantung.

“Jadi, olahraga ini bisa melatih semua organ tubuh. Dalam panahan kita belajar untuk menyinkronkan otak, hati, pikiran, dan ketenangan diri. Untuk bisa membidik titik tengah, tentu perlu fokus yang ditunjang suasana hati,” terang dosen Universitas Siliwangi itu.

Untuk bisa mahir, apapun itu, diperlukan latihan yang intensif. Tidak bisa serta merta jago. Dengan rutin latihan, bisa melatih ketenangan hati dan keseimbangan. Ketika membidik target, misalnya, anak panah tidak langsung dilepas. “Tarik, tenangkan diri dengan bersholawat, baru dilepas,” imbuhnya.

Bila cara itu sudah dikuasai, dampaknya pada kehidupan sehari-hari sangat bermanfaat. Dengan sendirinya akan terbiasa membangun ketenangan hari, sehingga dalam kehidupan sehari-haripun akan seperti itu.

Saat ini, ia menilai, kebanyakan yang panahan bukan bertujuan untuk menjadi atlet, tapi hanya untuk refreshing, menghilangkan stres dan penat. “Saya ingin memfasiitasi teman-teman untuk berlatih. Silakan berlatih panahan di sini. Alat disiapkan, tempat disiapkan, tinggal maunya saja. Gratis. Bisa datang setiap hari  pagi dan sore, kecuali Selasa. Saya saranan Sabtu atau Minggu, biar banyak teman,” ajaknya. [Syaepul]

Komentari

komentar