Inspirasi

Kaum Muda Jadi Petani, Kenapa Tidak?

Kabupaten | Empat tahun lalu Mulyadi mulai terjun ke dunia pertanian. Pria kelahiran 13 Januari 1981 itu memutuskan untuk menjadi petani. Kendati tidak punya latar belakang pertanian sama sekali, ia tak gentar. Tekadnya bulat.

“Di Kabupaten Tasikmalaya ini potensi pertaniannya luar biasa. Saya termotivasi untuk menafkahi keluarga dan mengajak masyarakat sini untuk bergerak di bidang pertanian,” ujar Mulyadi kepada initasik.com, usai mendampingi Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum, memetik jagung dalam panen raya di Dusun Tambangdora, Desa Rajadatu, Kecamatan Cineam, Kamis (4/9).

Namun, di awal merintis, cobaan pertama datang. Ia dicap pendatang yang tak tahu diri. Rumahnya didemo massa, lantaran dinilai mau mengacak-acak kebiasaan warga setempat. Mulyadi dikira mau macam-macam. “Waktu itu saya katakan, kalau pertanian di sini gagal, saya akan angkat kaki. Tak perlu diusir segala,” kenangnya.

Waktu bergulir, suami dari Sinaryati dan ayah dua anak itu berhasil membuktikan tekadnya. Tanah yang sebelumnya tandus dan tidak produktif, berubah menjadi ladang jagung dan peternakan. Jagung yang dipanen bupati itu adalah buktinya.

Di atas tanah 1,5 hektar, ia menanam jagung dan tanaman lainnya. Bukan hanya itu. Ia pun membuat peternakan ayam petelur dan memelihara ikan lele. “Saya ingin membuat kawasan yang terintegrasi. Ayam membutuhkan jagung, karena 45 persen pakannya jagung. Jagung butuh pupuk. Itu kita ambil dari kotoran ayam petelur. Begitupun lele. Pakannya dari kotoran ayam, sehingga kita tidak mengeluarkan biaya untuk pakan lele,” paparnya.

Kini, bersama 40 orang yang tergabung dalam kelompok Baja Makmur, Mulyadi sedang menggarap 4 hektar lahan yang tersebar di beberapa titik di Tambangdora. Sekali panen, ia mengaku menghasilkan 7 ton jagung per satu hektar.

Tapi, lantaran jagung masa panennya tiga bulan sekali, ia mengajak masyarakat untuk menanam sayuran yang bisa dipetik tiap bulan. “Untuk pendapatan harian, kami membuat peternakan ayam petelur. Sekarang ada 700 ayam, dan menelurkan 30 kg per hari,” sebutnya. initasik.com|ashani/usep

Komentari

komentar