Informasi

Kecamatan Bungursari Kafilah Terbaik MTQ ke-11 Kota Tasik; Dua Cabang Kosong

initasik.com, informasi | Musaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-11 tingkat Kota Tasikmalaya yang digelar mulai Ahad s.d. Selasa, 27 Agustus s.d. 29 Agustus 2017, di Kecamatan Tamansari, berjalan lancar sampai akhir acara. Kecamatan Bungursari ditetapkan sebagai kafilah terbaik.

Namun, dari sepuluh cabang yang dilombakan, ada dua cabang yang tidak ada juaranya, yaitu cabang tafsir Alquran golongan bahasa Indonesia putri dan tafsir Alquran golongan bahasa Inggris putri.

Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, berharap Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) untuk mengevaluasi kekosongan tersebut. Apalagi, Kota Tasikmalaya menargetkan juara umum dalam MTQ tingkat Jawa Barat, tahun depan.

“Ada dua cabang yang kosong. Itu menjadi bahan evaluasi LPTQ untuk segera memberikan pembinaan dan pelatihan. LPTQ harus mengevaluasi segala kekurangan agar ke depan lebih baik,” tuturnya saat menutup MTQ yang diikuti 319 utusan dari sepuluh kecamatan di Kota Tasikmalaya.

Dalam kesempatan tersebut, Budi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu kelancaran acara. “Mudah-mudahan dengan adanya MTQ ini akan berbanding lurus dengan akhlak masyarakat. Kita hadirkan generasi qurani di Kota Tasikmalaya,” tandasnya.

Ketua Dewan Hakim MTQ ke-11, Wahyu, menambahkan, tidak adanya juara dalam cabang tafsir Alquran golongan bahasa Indonesia dan Inggris putri, karena kekurangan peserta. “Kita kekurangan potensi terkait cabang yang dilombakan. Harus ada pembinaan lebih intensif lagi. Itu menjadi PR bagi LPTQ,” ujarnya.

Kafilah terbaik selanjutnya setelah Kecamatan Bungursari dengan nilai 60 adalah Kecamatan Purbaratu (44), Tamansari (40), Mangkubumi (39), Cibeureum (37), Cipedes (28), Kawalu (27), Cihideung (26), Tawang (25), dan Kecamatan Indihiang (3). [Jay]