Peristiwa

Kecelakaan Lalu Lintas Banyak Dialami Pelajar dan Anak di Bawah Umur

initasik.com, peristiwa | Wakapolres Tasikmalaya Kota, Kompol Mujianto, meminta agar para orangtua tidak membiarkan anak-anaknya yang masih di bawah umur membawa kendaraan sendiri, baik untuk berangkat ke sekolah atau lainnya. Sampai saat ini, kasus kecelakaan lalu lintas banyak melibatkan anak-anak di bawah umur.

“Dalam aturan juga sudah ditegaskan, anak di bawah umur tidak diperkenankan bawa kendaraan bermotor, serta orangtuanya sendiri bisa dipersalahkan,” ungkap Mujianto disela-sela pencanangan tahun keselamatan untuk kemanusiaan 2017/2018 di kawasan Taman Kota Tasikmalaya, Ahad, 6 Agustus 2017.

Satlantas Polres Tasikmalaya Kota mencatat, tahun 2016 terjadi lebih dari 200 kecelakaan lalu lintas. Sekitar 30 persen di antaranya melibatkan pelajar. Hal itu diakibatkan oleh kelalaian para pelajar dalam berkendara.

Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Sofyan Effendi, mengatakan, tak sedikit dari kecelakaan lalu lintas itu mengakibatkan meninggal dunia. “Sebenarnya, mereka yang masih di bawah umur tidak diperbolehkan menggunakan kendaraan bermotor. Nanti kami akan lihat lagi, kalau memang masih banyak anak sekolah di bawah umur menggunakan kendaraan bermotor sendiri, akan kami lakukan razia ke sekolah-sekolahnya,” tegasnya.

Ia berharap, wali kota bisa mengeluarkan larangan dan melakukan tindakan tegas kepada pelajar yang menyalahi aturan dalam berkendara. Pihaknya pun mengaku sering melakukan sosialisasi, bahkan hingga ke pondok pesantren. [Kus]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?