Informasi

Kekhawatiran Kepala BI Tasik Soal Bonus Demografi 2030

initasik.com, informasi | Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya, Heru Saptaji, menyampaikan kekhawatirannya terkait bonus demografi pada 2030. Menurutnya, bonus itu bisa menjadi peluang, tapi tidak menutup kemungkinan malah akan menimbulkan masalah.

“Bonus demografi itu bisa menjadi peluang bagi kita, tapi juga bisa menjadi beban. Kalau kita tidak bisa berbuat banyak, kompetensi diri lemah, maka itu akan menjadi beban,” ujarnya saat membuka bedah buku “Bunda, Kisah Cinta 2 Kodi” karya Asma Nadia, di kantor BI Tasikmalaya, Senin, 23 April 2018.

Ia menjelaskan, pada 2030 nanti, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi yang besar. Di tahun itu, hampir 70 persen penduduk merupakan usia produktif. Agar kelak tidak menjadi beban, diperlukan persiapan dari sekarang.

“Globalisasi adalah keniscayaan. Kita harus siap. Perkembangan zaman tidak bisa dihindari. Kita harus tangguh dan menjadi generasi muda yang hebat dan bisa menjawab tantangan di masa depan,” tutur Heru.

Menurutnya, kompetensi diri harus ditingkatkan, salah satunya dengan banyak membaca, sehingga wawasan dan khazanah keilmuan semakin luas. “Di era yang semakin terbuka seperti sekarang, mereka yang akan menjadi pemenang adalah yang benar-benar berkompeten,” tandasnya. [Jay]