Syaepul | initasik.com
Edukasi

Kekurangan Ruang Kelas, Siswa SDN 1 Dawagung Belajar di Ruangan 3×7 Meter

initasik.com, edukasi | Lantaran kekurangan ruang kelas, siswa kelas 2 SDN 1 Dawagung, Kp. Cibogo, Desa Dawagung, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, terpaksa melakukan kegiatan belajar mengajar di ruangan berukuran 3×7 meter.

Ruangan tersebut asalnya perpustakaan. Sejak 2015 dijadikan kelas. “Sebelumnya siswa ada yang belajar pagi dan siang hari. Tapi karena banyak orangtua yang komplain dan tuntutan kurikulum, terpaksa siswa kelas 2 belajar di sini,” ujar Nandang S.Ag, kepala SDN 1 Dawagung.

Saat ini, kata Nandang, jumlah siswa kelas 2 ada 20 orang. Tahun pelajaran depan ada 25 siswa. “Tidak tahu harus bagaimana. Dengan jumlah siswa 20 orang saja sudah berdempet-dempetan, apalagi kalau lebih banyak,” tandasnya.

Ia mengatakan, sejak berdiri pada 1969, sekolah tersebut hanya memiliki enam ruangan. Lima ruang kelas dan satu kantor. Ruang belajar dengan jumlah siswa tidak seimbang. “Ruangan yang dipakai sekarang sangat tidak memadai, bagaimana belajar mau maksimal,” ujarnya.

Permohonan kepada pemerintah daerah sudah sering dilakukan. Namun, sampai sekarang belum ada realisasi. “Mengajukan sudah, tanah kosong milik sekolah juga tersedia. Tidak tahu kenapa belum ada jawaban dari pemerintah,” ungkapnya.

Kendati begitu, kekurangan ruang kelas tidak menjadi hambatan untuk berjalannya kegiatan belajar mengajar. Buktinya, di tahun 2017 sekolah tersebut banyak mendapatkan piala dalam berbagai perlombaan. [Syaepul]