Peristiwa

Kemenag Kabupaten Tasikmalaya Membantah Ada Pungli di Wilayah Kerjanya

 

Kabupaten Tasik | Disinyalir ada pungli di Kemenag Kabupaten Tasikmalaya terkait jasa menikahkan, aktivis Transparancy Institut melakukan unjuk rasa.Kepala Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, Agus Abdul Kholik, menegaskan bahwa tidak ada pungutan liar maupun dugaan korupsi di wilayah kerja kantor yang dipimpinnya.

“Tidak ada itu pungli untuk para penghulu, darimana itu, mana buktinya coba? honor para penghulu pun dikirim melalui rekening dari Kemenag pusat, jadi mana mungkin kami potong,” kilah Abdul Kholik.

Hal itu dia sampaikan kepada wartawan menanggapi aksi damai yang dilakukan oleh sediktnya 6 orang aktivis dari Transparancy Institut di halaman Kantor Kemenag Kabupaten Tasikmalaya. Para pengunjuk rasa menuntut pertanggungjawaban atas sejumlah pungli yang dikeluhkan oleh para penghulu dalam jasa menikahkan sebesar Rp. 250.000/persekali kunjungan.

Meski membantah adanya pungli, Abdul kholik akan melakukan investigasi dan meminta keterangan sejumlah KUA yang terindikasi dirugikan. Dia berharap langkah ini menjadi bukti serius upayanya mencegah tuduhan dari para pendemo tersebut.

“OK, kita juga akan lakukan investigasi dan evaluasi sejauh mana kebenaran adanya pungli terhadap sejumlah penghulu ini,” pungkasnya. initasik.com|dzm

 

Komentari

komentar