Peristiwa

Kenapa di Pamijahan Dilarang Merokok?

Kabupaten Tasik | Papan informasi berisi larangan merokok digantung di beberapa titik di kompleks keramat Pamijahan, Kabupaten Tasikmalaya. Memasuki tempat ziarah makam Syekh Abdul Muhyi itu memang tidak boleh merokok. Sejak dulu. Kenapa?

Konon, saat itu Syekh Abdul Muhyi akan berangkat ke Mekah melalui perut bumi. Istilahnya; nerus bumi. Di tengah perjalanan, ia merokok dulu. Alhasil, beliau kalah cepat oleh Syekh Maulana Mansyur yang berangkat ke Mekah dengan berjalan di atas laut. Padahal, biasanya datang lebih duluan.

Sejak saat itu, ia melarang anak-cucunya untuk merokok. Para murid dan jamaah yang berziarah pun kena larangan tersebut. “Untuk yang masih suka merokok, beliau (Syekh Abdul Muhyi) memberi batas di tiap penjuru. Kalau mau merokok, silakan di luar batas-batas itu,” jelas sesepuh keramat Pamijahan, Endang Azidin.

Menurutnya, larangan itu masih berlaku sampai sekarang. Tak heran, baik warga maupun peziarah, harus mencari luar batas jika ingin merokok. Ada smoking area. “Kalau ada yang melanggar, silakan tanggung sendiri akibatnya. Tapi kalau tidak disengaja atau tidak tahu, itu tidak apa-apa,” ujarnya.

Pantauan initasik.com, memang tak seorang pun yang terlihat merokok di dalam area yang dilarang. Tidak ada yang berani. Kalau ada peziarah yang merokok, ia langsung diberitahu agar mematikan rokoknya.

“Kalau mau merokok, kami suka ke sini atau cari tempat yang tidak dilarang. Jangankan tamu, warga yang berada di dalam kompleks pun kalau mau merokok, ya keluar batas,” imbuh Aceng, warga setempat. initasik.com|asm

Komentari

komentar