Irjen Pol (Purn) Adang Rochjana | Jay/initasik.com
Birokrasi

Ketua PMI Jabar Dorong Kepala Daerah Gratiskan Pengolahan Darah Donor


initasik.com, birokrasi | Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Barat, Irjen Pol (Purn) Adang Rochjana,  mendorong para kepala daerah untuk menggratiskan biaya pengolahan darah donor yang selama ini dibebankan kepada masyarakat.

Menurutnya, hal itu bisa dilakukan jika ada niat dari kepala daerah untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Pasalnya, sampai saat ini masih banyak yang berkesimpulan PMI melakukan komersialisasi donor darah. Donornya gratis, saat butuh darah harus bayar.

“Biaya pengolahan darah itu bukan PMI yang menentukan, tapi Kementerian Kesehatan. Saya selalu mendorong para kepala daerah, kalau bisa itu ditanggung oleh pemda, sehingga ke masyarakat bisa gratis,” tuturnya usai melantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kota Tasikmalaya, di aula Taspen, Rabu, 6 September 2017.

Soal kebutuhan darah, ia menyebutkan, di Jawa Barat setiap tahunnya butuh sekitar empat ribu labu. “Gubernur Jabar ingin jumlah pendonor lebih banyak dibanding Jawa Timur, karena jumlah penduduk di kita lebih banyak,” tandasnya.

Menurutnya, hal itu sangat bisa dilakukan. Syaratnya, alat pengolahan dan penampungan darah harus ditambah. “Karena kekurangan alat itu, kita tidak bisa lebih dari 400 ribu labu. Padahal, jumlah pendonor di Jawa Barat banyak. Yang aktif di bawah 400 ribu, tapi yang insidental lebih banyak lagi,” tutur Adang. [Jay]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?