Otomotif

Keyakinan Gia Lugina Buka Usaha Modifikasi Motor

initasik.com, otomotif | Mothai (Motor Thailand) style mulai ramai sejak 2014. Modifikasi kendaraan bergaya Thailand itu menjadi barometer kalangan muda untuk mengutak-atik kendaraannya. Peluang itu ditangkap Gia Lugina untuk berjualan aksesoris.

Semula via online. Sekarang punya toko sendiri; Villamatic. “Awalnya sampingan. Saya masih kerja sama kakak, menjadi mekanik motor balap,” kata Gia, saat ditemui di tokonya, Jl. Peta, Babakan Muncang, Kelurahan Karsamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.

Usaha itu dipilihnya karena sangat menggiurkan. Ketika ia mengantar temannya belanja suku cadang motor untuk modifikasian Mothai, ternyata labanya berlipat. Beli Rp 300 ribu, dijual Rp 850 ribu.

“Dari sana mulai jualan online. Alhamdulillah ramai. Banyak konsumen yang percaya juga, mungkin karena mereka kenal saya ketika jadi mekanik. Dari online ini, sekarang bisa membuka toko. Walaupun dengan modal keberanian juga,” katanya.

Asalnya ia sempat dilarang kakaknya untuk menjadi modifikator dan membuka toko, karena itu harus memulai dari nol. Gia bergeming. Ia punya penilaian yang berbeda terhadap dunia modifikasi.

“Wirausaha itu pekerjaan yang menjanjikan. Pendapatan tidak bisa menentu. Tergantung keseriusan dan kerja keras kita dalam menjalankan usaha,” tandasnya.

Usaha yang baik, lanjut dia, bukan usaha yang direncanakan dan diceritakan, tapi yang yang dijalankan. Dimulai. Jangan banyak berpikir. Mengalir saja. Selain itu, harus memiliki prinsip yang jadi pegangan supaya terus semangat. Tidak mudah putus asa ketika mendapatkan kendala dalam menjalan usaha.

“Harus berani memulai serta berani mengambil risiko. Saya ada dorongan juga dari seorang sahabat. Di saat saya down, dia terus support. Serta dari keluarga yang membesarkan hati. Saya ingin membuktikan bahwa lewat dunia otomotif bisa berhasil,” tuturnya.

Untuk menarik konsumen, ia selalu berupaya memenuhi semua keinginan konsumen. Kualitas serta kerapihan dalam memodifikasi menjadi nilai jual. Selain itu, kepribadian yang mudah bergaul akan mendatangkan banyak relasi.

“Jangan pernah membatasi dalam bergaul. Alhamdulillah, toko ini jadi tetap ramai pelanggan. Di komunitas saya itu semuanya memodifkasi motor ke saya. Waktu jualan secara online per bulan masih Rp 2 jutaan, sekarang lebih dari Rp 5 juta. Itu masih terbilang kecil,” ujarnya merendah. Selain menjual berbagai aksesoris Mothai, ia pun memodifaksi motor dan tune up motor balap. [Syaepul]