Video

Kisah Pergumulan Abdul Wahid Azad dalam Pertempuran Hebat di Semenanjung Malaya


initasik.com | Sebelum kembali ke Tasikmalaya, pada tahun 1941 Abdul Wahid dikenakan wajib militer. Beliau bergabung dalam Korps III India yang dipersiapkan Inggris untuk menghadapi Jepang di Semenanjung Malaya.

Pertengahan 1941, bersama korps III India, Abdul Wahid dikirim ke Pangkalan Militer Inggris Asia Tenggara di Singapura. Februari 1942, Abdul Wahid bersama pasukannya berhasil dilumpuhkan militer Jepang dan ditawanan di Singapura.

Tahun 1943, tokoh kemerdekaan India, Chandra Bose menyelamatkan Abdul Wahid beserta Korps III India dari kebengisan tentara Jepang. Chandra Bose yang bersekutu dengan Jepang, Jerman, Italia dan Turki datang dari pelariannya di Jerman, Chandra Bose datang ke Singapura membawa misi untuk mendirikan Pemerintahan India Sementara/ Azad Hind (India Merdeka).

Sejak saat itu, Abdul Wahid bergabung dalam Indian National Army (INA) yang dipimpin Chandra Bose untuk meraih Azad Hind. Oktober 1943, Abdul Wahid menjadi bagian tentara. Pemerintahan India Sementara di kepualauan Andaman & Nicobar.

Pada tahun 1944, kekuatan militer Inggris berhasil kembali menguasai semenanjung Malaya sehingga kekuatan INA pun hancur porakporanda, Abdul Wahid terdesak untuk menyelamatkan diri dari ancaman tentara Inggris dan sekutunya. Dalam benak Abdul Wahid, Tasikmalaya adalah satu-satu rumah terbaik agar menjadi orang yang merdeka. [tim]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Komentari

Komentari