Ist
Ekbis

KlikQuick; Aplikasi Transportasi Online Garapan Anak Muda Tasikmalaya

initasik.com, ekbis | Nama KlikQuick memang belum setenar Go-Jek. Namun, keduanya bergerak di usaha serupa. Sama-sama mengembangkan platform aplikasi transportasi online. Bedanya, KlikQuick telah mengintegrasikan marketplace dan media sosial dalam satu platform. Pengintegrasian itu diklaim sebagai yang pertama di Priangan Timur, bahkan di Indonesia.

Direktur Utama PT KlikQuick Indonesia, Syaiful Rachman, mengatakan, perusahaan yang dikembangkannya untuk memanjakan masyarakat dalam bertransportasi, kirim barang, belanja, dan pesan-antar makanan.

“Perusahaan ini didirikan pada Agustus 2015. Awalnya hanya berbasis call center atau operator. Sekarang sudah dikembangkan atau dikonversi ke berbasis aplikasi,” sebutnya saat diwawancara di kantornya, Jl. Dinding Ari III No. 152, Bumi Resik Panglayungan (BRP), Kota Tasikmalaya.

Di KlikQuick ada tiga layanan utama, yaitu transportasi online, marketsplace, dan media sosial. Saat ini yang sudah dirilis adalah transportasi online, yaitu ojek online, quick courier, pengiriman paket dan dokumen, jasa beli atau jasa produk (Quick Shop), serta sosial media. Untuk marketplace, yaitu Quick Food dan Quick Mart akan rilis Juni nanti.

Pria kelahiran 25 September 1989 itu menceritakan, gagasan membuat KlikQuick sudah muncul sejak 2014 bahkan merk KlikQuick sudah dipatenkan. Namun, lantaran masih sibuk mengembangkan perusahaan yang sudah lebih dulu dirintisnya, konsultan IT, gagasan itu belum tergarap.

“KlikQuick ini perusahaan kedua saya. Semula, namanya bukan KlikQuick, tapi Saridhona. Konsepnya itu orang bisa bayar seikhlasnya. Namun saya pikir nama tersebut tidak menjual. Waktu itu yang bermitra sekitar 10 sampai 15rider,” terang Suami Desy Maul Hayati itu.

Memasuki 2017, KlikQuick mulai booming. Jumlah kemitraan berlipat-lipat. Saat ini sudah sampai 250 rider yang tersebar di Kota/Kab. Tasikamalaya, Ciamis, Banjar, Pangandaran, dan Garut. Dalam waktu dekat, ia berencana memperluas jaringan di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Sesuai tagline, “Menghubungkan dengan yang paling dekat”, KlikQuick terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Aplikasinya sudah tersedia di playstore. Data terbaru, itu sudah diunduh 2000 orang lebih.

Ia meyakini, dengan sistem kemitraan dari setiap transaksi yang dilakukan, para mitra bisa lebih sejahtera. Bagi hasilnya 30 persen untuk perusahaan, 70 persen untuk mitra. Menurutnya, ekonomi bisnis berbasis teknologi sangat membantu untuk mengefesienkan pengeluaran. Bukan hanya bagi customer, tapi juga untuk para mitra.

Tukang ojek, misalnya. Biasanya mereka mangkal dan hanya menunggu penumpang, kini bisa memiliki market yang lebih luas. Dengan KlikQuick, setiap orang bisa punya market yang lebih luas dan penghasilan yang tanpa batas.

“Mereka mitra. Sifatnya freelance, tidak punya ikatan waktu. Mereka bebas mengatur waktunya sendiri. Tentunya pendapatan tergantung dari jumlah order yang mereka terima,” ujarnya seraya menambahkan, penghasilan mitranya mencapai Rp 150.000 sehari. Untuk tarifnya, Rp 2000 per kilometer. [Syaepul]

Komentari

komentar