Informasi

KlikQuick Ikut Andil Atasi Kekurangan Nutrisi

initasik.com, informasi | KlikQuick, perusahaan platform aplikasi transportasi dalam jaringan dari Kota Tasikmalaya, ikut andil dalam penanggulangan anak-anak yang mengalami kekurangan nutrisi.

Direktur Utama PT KlikQuick Indonesia, Syaiful Rachman, mengatakan, pihaknya telah bekerja sama dengan Yayasan Anak-Anak Tasik Sejahtera (YATS) serta beberapa pemangku kepentingan lainya guna mengentaskan hal itu.

“Dalam keterlibatannya, kami sesuai dengan fungsi usaha, yaitu mengantarkan. Melalui kerja sama ini ada program Outreach Theurapeutical Infan Food Agency (OTIFA) yaitu memberikan nutrisi kepada mereka yang membutuhkan. Tugas kita adalah mengantarkan para relawan dan paket nutrisi ke beberapa wilayah yang memiliki anak malnutrisi di Tasikmalaya,” tutur Rahman saat ditemui di sela acara Launching OTIFA di salah satu hotel di Kota Tasikmalaya, Selasa, 21 Agustus 2018.

Untuk melaksanakan tugas itu, perusahaan yang mengintegrasikan marketplace dan media sosial dalam satu platform ini telah menyiagakan 16 drivernya untuk mengantarkan para relawan dan paket nutrisi ke beberapa kawasan sekitar Tasikmalaya. Periode pengantaran dilakukan selama satu minggu sekali. Untuk titik pengantaran, disebarluaskan di daerah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.

Ketua Pelaksana OTIFA, Wijaya Lukito, mengatakan, dalam program OTIFA ini, ada dua jenis makanan pendamping yang akan didistribusikan oleh para relawan dan driver KlikQuick. Makanan itu berupa makanan siap santap, yakni plumpy nut dan bubuk multimikronutrisi mixme. Pada tahap awal, persediaan makanannya sebanyak 10.500 plumpy nut dan 10.020 bubuk multinutrisi mixme.

Terkait relawan, selain bersama KlikQuick, pihaknya juga telah menggandeng para kader LSM dan mahasiswa. Selain diterjunkan ke titik-titik yang telah ditentukan, mereka juga dikerahkan untuk mencari kawasan lain yang memiliki anak malnutrisi.

“Kita terus lalukan pemantauan. Mahasiswa diterjunkan untuk mendata, kader LSM berperan sebagai pengawas status nutrisi balita malnutrisi hingga kondisi mereka terus membaik,” tandasnya. [Eri]