Parlemen

Komisi 4 Minta Seleksi Calon Direktur RSUD Transparan

Kota Tasik | Ketua Komis 4 DPRD Kota Tasikmalaya, Wahyu Sumawidjaja, meminta agar proses seleksi calon direktur RSUD dr. Soekardjo setiap tahapannya dilakukan transparan. Jangan sedikit pun ada yang disembunyikan, karena masyarakat berhak tahu.

“Tim panitia seleksi harus terbuka. Penilaiannya pun harus sesuai yang diharapan. Pilih yang terbaik, yang bisa membangun rumah sakit,” sarannya di sela peresmian gedung rawat inap khusus kelas 3 di RSUD dr. Soekardjo, Selasa, 26 Januari 2016.

Menurutnya, menjadi direktur rumah sakit beda dengan kepala dinas, misalnya. “Fungsi direktur itu ada dua, yaitu fungsi klinik dan fungsi manajerial. Oleh karena itu seorang direktur harus berlatar medis agar bisa menjalankan fungsi kliniknya dan memberikan pelayanan yang bermutu kepada masyarkat,” terang Wahyu.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Seleksi Jabatan Direktur RSUD dr. Soekardjo, Idi S Hidayat, mengatakan, setiap tahapan sudah ditempuh dengan berpijak pada asas profesionalisme, mulai seleksi aspek administrasi sampai proses berikutnya.

“Sudah ada tiga orang yang mendaftar, dan semua memenuhi syarat administrasi. Mulai besok, selama dua hari para calon direktur akan mengikuti tes di Lembaga Administrasi Negara di Bandung,” tuturnya.

Menurutnya, dulu pemilihan direktur rumah sakit sepenuhnya merupakan kewenangan wali kota. Tapi sekarang harus melalui seleksi terbuka. Siapapun bisa mendaftar. “Keputusan akhir tetap ada di pimpinan (wali kota), tapi beliau akan melihat hasil tes. Nanti LAN akan memberi ranking 1,2, dan 3,” sebut Idi.

Salah seorang calon direktur RSUD dr. Soekardjo, dr. Rini Dwidarani, mengaku tidak berambisi untuk menjadi orang nomor satu di rumah sakit pelat merah tersebut. ”Semoga Allah memberikan yang terbaik untuk rumah sakit ini. Kalau saya akan menjalani keputusan Allah. Selama jadi PNS, saya tidak pernah punya ambisi. Dipilih atau tidak, itu takdir Allah. Saya mah berbuat yang terbaik saja,” papar perempuan yang kini menjadi Plt direktur.

Calon direktur lainnya, dr. Wasisto Hidayat, mengaku hanya mengikuti alur hidup. “Ikuti saja proses seleksinya. Besok akan ke Bandung, ikut tes di LAN, membuat makalah dan sebagainya,” ujar mantan direktur RSUD dr. Soekardjo itu. initasik.com|shan

Foto: dr. Wasisto Hidayat dan dr. Rini Dwidarani

Komentari

komentar