Jay | initasik.com
Kesehatan

Konsumsi Produk Herbal Lebih Baik Dibanding Obat Kimia

initasik.com, kesehatan | Orang tua zaman dulu telah membuktikan, meski usia sudah renta, tapi fisik masih terbilang kuat. Umur boleh tua, tapi kesehatan tetap terjaga. Tidak sakit-sakitan. Kulit tak mengapa keriput, namun soal stamina berani diadu dengan mereka yang usianya jauh lebih muda. Kenapa?

Selain di pikirannya tidak terlalu macam-macam, pola makan mereka terjaga. Segala yang dimakannya berasal dari alam. Untuk bumbu penyedap rasa, misalnya, yang digunakannya rempah-rempah. Saat sakit pun kembali ke alam. Konsumsi herbal.

“Rasulullah Sallalahu alaihi wasallam telah memberi contoh kepada kita bagaimana pola hidup sehat. Perut kita ini, sepertiga untuk air, sepertiga untuk makan, sepertiga untuk udara. Selama ini kita kurang memahami hal itu,” tutur KH Maman Suratman, pengasuh Mah’had Ihya As-Sunnah Tasikmalaya, di sela pengobatan herbal gratis yang dilangsungkan di kompleks pesantren, Rabu, 26 April 2017.

Ia meyakini, segala penyakit berawal dari makanan. Bermula dari  hal-hal yang masuk ke dalam perut. Jika yang masuk sembarangan, penyakit akan mudah datang. Belum lagi pola pikir yang tidak karuan. Stres yang berlebihan ditambah isi perut yang bermasalah memudahkan bersarangnya berbagai macam penyakit.

“Hidup sehat itu tidak mahal. Asalkan kita bisa menjaga asupan makanan dan menjaga pola hidup, insya Allah akan terbebas dari penyakit-penyakit yang memberatkan. Kalau semua yang masuk ke dalam tubuh ini halal dan baik, maka tubuh kita akan sehat,” paparnya.

Di tempat yang sama, salah seorang herbalis, Widaya Imam Sukarno, menegaskan, produk-produk herbal sangat penting bagi tubuh. Itu bukan hanya obat, tapi sudah menjadi bagian dari tubuh. “Segala yang kita makan pada dasarnya berasal dari alam,” tandasnya.

Dalam pengobatan gratis itu, ia mengajak masyarakat untuk kembali ke alam. Di kala sakit, obat-obat yang dikonsumsi sebaiknya berasal dari alam, seperti kunyit, akar alang-alang, temu lawak, brotowali, sambiloto, kumis kucing dan lain-lain.

“Obat-obat herbal yang kita berikan adalah obat tradisional yang khasiatnya telah dibuktikan oleh nenek moyang kita sejak zaman dulu. Kita ingin mengaktifkan kembali fungsi herbal yang ada di Indonesia. Kita kaya dengan itu. Harus dimanfaatkan dengan maksimal,” ajak Imam. [Jay]

Komentari

komentar

Komentari

Komentari